Peristiwa Daerah

Hari Gerak PKK ke-52, Pemkot Malang Sebut Kolaborasi TP PKK Sukses Atasi Stunting

Senin, 29 April 2024 - 18:09 | 17.82k
Suasana peringatan Hari Kesatuan Gerakan PKK ke-52 di gedung Malang Creative Center (MCC). (Foto: Rizky Kurniawan Pratama/TIMES Indonesia)
Suasana peringatan Hari Kesatuan Gerakan PKK ke-52 di gedung Malang Creative Center (MCC). (Foto: Rizky Kurniawan Pratama/TIMES Indonesia)

TIMESINDONESIA, MALANGPemkot Malang menyebut keberhasilannya berkolaborasi dengan TP PKK untuk menurunkan angka stunting di Kota Malang. Hal itu diungkapkan Pj Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat saat menghadiri peringatan Hari Kesatuan Gerak PKK ke-52 di gedung MCC, Senin (29/4/2024).

Wahyu menyebut, saat ini angka stunting di Kota Malang sudah mulai menurun. Bahkan, sudah ada di tengah peringkat se Jawa Timur.

"Sebelumnya kita di angka 18. Saat ini sudah berada di angka 17,3," ujar Wahyu, Senin (29/4/2024).

Ia juga menegaskan bahwa penurunan angka stunting ini berkat kolaborasi serta sinergitas Pemkot Malang bersama TP PKK.

"Maka kita beri penghargaan kepada PKK di seluruh wilayah. Kita juga menekankan tugas utama TP PKK untuk memberdayakan ibu-ibu di semua tingkat," ungkapnya.

Sementara, Pj Ketua TP PKK, Hanik Andriani Wahyu Hidayat menjelaskan bahwa selama ini peran PKK di seluruh wilayah sangat luar biasa.

Hanik-Andriani-Wahyu-Hidayat.jpg

Salah satu perannya, yakni terkait urban farming dan smart farming yang terus diinovasikan di seluruh wilayah.

"Di wilayah masing-masing memberikan makanan protein nabati, tentu kalau protein dan gizi bagus, kecenderungan lahirnya anak stunting itu bisa minim," jelasnya.

Bertemakan 'Gerak Bersama PKK, Mewujudkan Keluarga Sejahtera Menuju Indonesia Maju' seluruh inovasi demi menekan angka stunting terus dilakukan.

Hanik menuturkan, soal Sub Pin Polio saja di Kota Malang sudah mampu melampaui target. Sebelumnya, dengan target 95 persen, Kota Malang mampu mencapai 104,8 persen berkat sosialisasi dan bantuan dari PKK seluruh wilayah Kota Malang.

"Harapan kita, bisa segera menuju zero stunting," ucapnya.

Sebagai informasi, dalam kegiatan Hari Kesatuan Gerak PKK juga diwarnai dengan penyerahan penghargaan berbagai kategori. Pertama, penghargaan kepada pengabdian terlama yang diberikan kepada 5 orang.

Kemudian penghargaan diberikan kepada para pemenang lomba pelaksana terbaik 10 Program Pokok PKK Kota Malang. Diantaranya, TP PKK Kelurahan Gadang sebagai juara 1 mewakili Kota Malang dalam lomba pelaksanaan 10 Program Pokok PKK Tingkat Provinsi Jatim.

Lalu, TP PKK Kelurahan Kidul Dalem sebagai juara 2 dan juara 3 diraih TP PKK Kelurahan Mojolangu.

PJ-Walikota-Malang.jpg

Selain itu, penghargaan juga diberikan kepada para inovator di Kota Malang, yakni Slamet Riyadi sebagai inovator smart farming, Ageng Wijaya Kusuma sebagai inovator Glintung Water Street di Kelurahan Purwantoro, Kiswindari sebagai pendidik sekolah pos PAUD Tanjung Putra Pratama Wilayah Kelurahan Tanjungrejo yang menjadi sekolah ramah anak serta Kristiawan, penggerak kampung batik lembayung di wilayah Kelurahan Bunulrejo.

Kemudian ada Anang Setiawan sebagai pemberdaya warga melalui klenting donasi di Kelurahan Samaan, Adi Harianto sebagai inovator budidaya ikan nila yang masuk Top 45 se-Indonesia.

Penghargaan juga diberikan kepada Sugeng Suryanto sebagai inovator pemberdayaan pembuat telur asin di Kelurahan Gadang, KIM Kelurahan Sukun sebagai inovator kelurahan paling sinergis antara ketua dan tim anggotanya, serta Fariduddin Al Farizi sebagai kader lingkungan wilayah Kecamatan Blimbing dan Sumarlik sebagai kader berprestasi di bidang kesehatan. (*)

**) Ikuti berita terbaru TIMES Indonesia di Google News klik link ini dan jangan lupa di follow.

Advertisement



Editor : Imadudin Muhammad
Publisher : Sholihin Nur

TERBARU

Togamas - togamas.com

INDONESIA POSITIF

KOPI TIMES