Peristiwa Daerah

Tunggu Kedatangan Presiden, AHY Hibur Masyarakat Banyuwangi

Selasa, 30 April 2024 - 14:47 | 41.15k
Menteri ATR/BPN, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) saat menyanyikan lagu untuk masyarakat Banyuwangi. (Foto : Fazar Dimas/TIMES Indonesia)
Menteri ATR/BPN, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) saat menyanyikan lagu untuk masyarakat Banyuwangi. (Foto : Fazar Dimas/TIMES Indonesia)

TIMESINDONESIA, BANYUWANGI – Antusiasme warga Banyuwangi, Jawa Timur, tak terbendung jelang kedatangan Presiden Joko Widodo (Jokowi), di yang bertajuk ‘Penyerahan Sertifikat Tanah Untuk Rakyat Provinsi Jawa Timur’, Selasa (30/4/2023).

Kegiatan yang berlangsung di Gedung Olahraga (Gor) Tawang Alun, Banyuwangi, Jawa Timur, itu dipadati oleh ribuan warga Bumi Blambangan yang akan Sertifikat Tanah Elektronik Hasil Redistribusi Tanah.

Menariknya, disela menunggu kedatangan orang nomor satu di Indonesia, Menteri ATR/BPN, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), menghibur warga banyuwangi dengan menyayikan lagu yang berjudul Koyo Jogja Istimewa dan Pamer Bojo.

Alhasil, suasana kegembiraan tak terbendung. Dengan kompaknya masyarakat bernyayi bersama dengan Ketua Umum Partai Demokrat itu, bahkan beberapa diantara ada yang berjoget.

Tidak hanya itu, kebersamaan dan kemesraan pun terasa dalam setiap interaksi AHY dengan masyarakat setempat. Bahkan, beberapa warga berkesempatan untuk berfoto bersama AHY, menjadikan momen tersebut sebagai kenangan berharga yang tak terlupakan.

“Alhamdulillah, saya diberikan amanah sama Bapak Presiden untuk menjadi Menteri ATR/BPN,” kata AHY saat menyapa masyarakat Banyuwangi.

Menurutnya, salah satu dari tugas ATR/BPN adalah untuk keadilan dan kesejahteraan masyarakat Indonesia.

“Hari ini, Bapak Presiden akan menyerahkan secara langsung kepada Bapak dan ibu sekalian,” ujarnya.

AHY menyampaikan bahwa sertipikat ini bagian dari upaya pemerintah untuk menghadirkan keadilan dan kesejahteraan bagi masyarakat.

"Sertifikat ini adalah kepastian hukum dan kepastian tanah yang bapak ibu miliki. Setelah menunggu puluhan tahun akhirnya kini bapak ibu sudah memilikinya," ungkapnya.

AHY menjelaskan sertifikat tanah elektronik ini dijamin keabsahan dan keamanannya. Sertifikat ini sudah terdata secara digital dan tidak dapat dimanipulasi.

Oleh karenanya sertipikat ini sangat berharga. AHY berpesan agar sertifikat itu dijaga dan dirawat dengan baik.

"Tolong dijaga jangan dipinjamkan ke pihak yang tidak bertanggungjawab. Sekarang banyak mafia tanah, jangan sampai tanah kita diserobot," imbuhnya.

Sertifikat ini, kata AHY, mengandung nilai ekonomi sehingga bisa dijadikan jaminan ketika membutuhkan modal usaha.

"Kalau benar-benar terdesak atau butuh modal usaha sertipikat ini bisa digunakan. Tapi ingat ya jangan dibuat yang aneh-aneh," terangnya.

Perlu diketahui, dalam kesempatan kali ini, Presiden Joko Widodo akan menyerahkan secara simbolis sertifikat redistribusi tanah kepada 5.000 pemilik bidang tanah.

Sedangkan, total sertifikat yang akan diserahkan sebanyak 10.323 sertifikat hasil program Redistribusi Tanah. Semuanya dalam bentuk sertifikat tanah elektronik. (*)

**) Ikuti berita terbaru TIMES Indonesia di Google News klik link ini dan jangan lupa di follow.

Advertisement



Editor : Ferry Agusta Satrio
Publisher : Sholihin Nur

TERBARU

Togamas - togamas.com

INDONESIA POSITIF

KOPI TIMES