Peristiwa Daerah

Curah Hujan Masih Tinggi, Dinkes Jember Imbau Masyarakat Berantas Nyamuk Demam Berdarah

Selasa, 30 April 2024 - 17:56 | 12.58k
Ilustrasi - Nyamuk Aedes aegypti penyebab penyakit Demam Berdarah Dengue. (FOTO: WikiImages/PIXABAY)
Ilustrasi - Nyamuk Aedes aegypti penyebab penyakit Demam Berdarah Dengue. (FOTO: WikiImages/PIXABAY)

TIMESINDONESIA, JEMBER – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Jember mengeluarkan imbauan berkaitan dengan potensi wabah penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD) yang terjadi di wilayah Jember, Jawa Timur (Jatim).

Imbauan tersebut menyusul tingginya curah hujan yang turun di wilayah Jember dan sekitarnya selama beberapa hari.

Kepala Dinkes Jember dr. Hendro Soelistijono mengatakan bahwa wabah DBD sudah terpantau pada Maret 2024 lalu.

"Jadi tren meningkatnya itu pada bulan Maret kemarin. Karena pada bulan Maret kemarin itu hampir ke titik maksimal dalam lima tahun terakhir," kata Hendro saat dikonfirmasi melalui telepon oleh TIMES Indonesia, Selasa (30/4/2024).

Kemdati sempat mengalami peningkatan jumlah kasus, namun dia mengatakan bahwa pada bulan berikutnya jumlah kasus mulai menurun.

"Alhamdulillah, April sudah melandai, jadi di bulan April ini sangat turun. Kemarin kqmi cek tinggal 10 orang (pasien DBD) saja," ungkap Hendro.

Meski demikian, Hendro mengingatkan agar masyarakat tidak lengah.

Pasalnya, hingga kini hujan deras masih turun di Jember.

"Karena musim kemarau tidak segera datang, hujan rupanya masih terus turun. Padahal ini seharusnya sudah memasuki musim kemarau," ucapnya.

Karena itu, pihaknya mengimbau masyarakat untuk melakukan pemberantasan sarang nyamuk di lingkungannya masing-masing.

"Jadi kami imbau kepada masyarakat, ada beberapa hal yang harus diingat kepada masyarakat, yakni 3 M (Menguras, Mengubur, Menutup). Yang artinya jangan biarkan adanya genangan air di sekitar rumah," katanya mengingatkan. (*)

**) Ikuti berita terbaru TIMES Indonesia di Google News klik link ini dan jangan lupa di follow.

Advertisement



Editor : Dody Bayu Prasetyo
Publisher : Sofyan Saqi Futaki

TERBARU

Togamas - togamas.com

INDONESIA POSITIF

KOPI TIMES