Peristiwa Daerah

Bantuan Pompa untuk Olah Tanah Kering di Malang Selatan

Selasa, 30 April 2024 - 20:22 | 14.46k
Dandim 0818, Letkol Inf Yuda Sancoyo,, dan Kepala Dinas TPHP Kabupaten Malang, Avicenna Medisca Sani, berfoto bersama kelompok tani Desa Sitiarjo, di sela sosialisasi bantuan pompanisasi percepatan olah lahan, di BPP Sumbwemanjing Wetan, Sela
Dandim 0818, Letkol Inf Yuda Sancoyo,, dan Kepala Dinas TPHP Kabupaten Malang, Avicenna Medisca Sani, berfoto bersama kelompok tani Desa Sitiarjo, di sela sosialisasi bantuan pompanisasi percepatan olah lahan, di BPP Sumbwemanjing Wetan, Sela

TIMESINDONESIA, MALANG – Dandim 0818/Malang-Batu, Letkol Inf Yuda Sancoyo, M.Han, memberikan dukungan pemanfaatan bantuan pompanisasi kepada petani, bertempat di Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) Sumbermanjing Wetan, Kabupaten Malang, Selasa (30/0/2024). 

Kegiatan pompanisasi ini menyusul upaya percepatan olah tanah dan tanaman melalui program pompanisasi di Kabupaten Malang Tahun 2024. Hadir pula dalam kegiatan ini, pihak Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura dan Perkebunan, Kabupaten Malang. 

Dalam pengarahannya, Dandim 0818, Letkol Inf Yuda menyatakan, bantuan pompa air yang diberikan oleh pemerintah ini, diharapkan bisa membantu para petani dalam mengatasi kesulitan irigasi akibat kurangnya air. Terlebih, di saat musim kemarau mendatang, 

Dikatakan Dandim 0818, bantuan pompa air ini merupakan bentuk perhatian pemerintah kepada para petani. 

"Pemerintah memahami, bahwa di wilayah yang susah air, apalagi di musim kemarau tiba, sangat berdampak pada sektor pertanian. Di wilayah Sumbermajing Wetan, merupakan daerah yang bercocok tanamnya mengandalkan tadah hujan," terang Letkol Inf Yuda Sancoyo, Selasa (30/4/2024). 

Dandim juga berpesan kepada para petani, agar bisa menggunakan bantuan pompa air dari pemerintah dengan sebaik-baiknya. Harapannya, dapat membantu para petani meningkatkan hasil panen dan meningkatkan kesejahteraan mereka. 

"Saya harap para petani dapat menggunakan bantuan pompa air ini dengan sebaik-baiknya. Jaga dan rawatlah pompa ini, agar dapat digunakan dalam jangka panjang," pesannya. 

Dalam kaitan itu pula, pihaknya menyampaikan, jika ada kendala di lapangan yang dialami petani, bisa disampaikan. 

"Nanti kami dengan Dinas Pertanian dan Perkebunan (TPHP) akan mencari solusi yang tepat, untuk kendala yang di alami petani, khususnya masalah perairan irigasi, ujar Dandim

Dalam kegiatan ini, juga dilanjutkan peninjauan langsung pemanfaatan pompa air di lahan petani, oleh Dandim 0818/Malang-Batu beserta rombongan yang hadir.

Terpisah, Kepala Dinas TPHP Kabupaten Malang, Avicenna Medisca Sani P mengungkapkan, kegiatan sosialiasi pemanfaatan bantuan pompanisasi ini untuk membantu pertanian di wilayah Desa Sitiarjo, Sumbermanjing Wetan, Kabupaten Malang. Yakni, untuk kelompok tani  Parikesit dan Harapan Jaya 1 desa setempat. 

Menurutnya, bantuan pompa air ini dari Kementerian Pertanian RI. Pihaknya mengajukan usulan bantuan program pompanisasi untuk lahan petani Kabupaten Malang sebanyak 14 unit pompa. 

"Sementara Kabupaten Malang mendapatkan 5 unit bantuan pompa di tahap 1 ini, dan memang khusus untuk lahan kering . Kapasitas 1 unit pompa bisa mengairi kurang lebih 20 hektar lahan. Jadi, 5 unit plus minusnya untuk mengairi 100 hektar," terangnya, dikonfirmasi, Selasa (30/4/2024). 

Usulan total 14 unit pompa ini, lanjutnya, diperuntukkan membantu percepatan tanam dan lahan kering yang tersebar di 4 wilayah kecamatan. Yakni, Kecamatan Sumbwemanjing Wetan, Bantur, Kalipare, dan Bululawang. (*)

**) Ikuti berita terbaru TIMES Indonesia di Google News klik link ini dan jangan lupa di follow.

Advertisement



Editor : Ferry Agusta Satrio
Publisher : Sofyan Saqi Futaki

TERBARU

Togamas - togamas.com

INDONESIA POSITIF

KOPI TIMES