Peristiwa Daerah

Didukung Santri, Andi Ibnu Hadi Siap Tarung di Pilkada 2024 Kota Tasikmalaya Melalui PKB

Selasa, 30 April 2024 - 23:14 | 12.47k
Ratusan santri saat mengantarkan Andi Ibnu Hadi menyerahkan formulir pendaftaran ke Desk Pilkada PKB, Selasa (30/4/2024) (FOTO: Harniwan Obech/TIMES Indonesia)
Ratusan santri saat mengantarkan Andi Ibnu Hadi menyerahkan formulir pendaftaran ke Desk Pilkada PKB, Selasa (30/4/2024) (FOTO: Harniwan Obech/TIMES Indonesia)

TIMESINDONESIA, TASIKMALAYA – Didampingi ratusan santri dan jaringan masyarakat sipil, Bakal Calon Wali Kota Tasikmalaya di Pilkada 2024, Andi Ibnu Hadi mengembalikan formulir pendaftaran ke kantor DPC PKB Kota Tasikmalaya, Jawa Barat, Selasa (30/4/2024). 

Di hadapan para pendukungnya, Andi mengatakan keputusannya untuk memilih PKB sebagai kendaraan politik dalam Pilwalkot Tasikmalaya didasari sejumlah faktor, terutama karena ia adalah kader asli PKB dan telah aktif bekerja sebagai advokat dalam jaringan masyarakat sipil.

"Perlu saya sampaikan, bahwa saya ini merupakan kader dan pernah menjadi pengurus PKB, setelah itu aktif membersamai masyarakat, maka ketika saya memilih kembali masuk ke politik, maka saya akan kembali ke rumah saya yakni PKB dengan membawa kekuatan baru yakni Pesantren dan Jaringan Masyarakat Sipil," ujar Andi, Selasa (30/4/2024).

Andi menyatakan bahwa dorongan dan dukungan kuat dari keluarga besar pondok pesantren dan Jaringan Masyarakat Sipil membuatnya berani untuk bertarung dalam Pilkada 2024 di Kota Tasikmalaya.

"Saya tumbuh dan besar dalam lingkungan pesantren. Dan ketika saya mendapatkan dorongan dari pesantren, sebagai santri maka saya akan menjalankan amanah tersebut," tambahnya.

Andi-Ibnu-Hadi.jpg

Andi Ibnu Hadi menyerahkan berkas formulir pendaftaran ke Heni Hendini selaku Ketua Desk Pilkada 2024 PKB, Selasa (30/4/2024) (Harniwan Obech/TIMES Indonesia)

Dalam penjelasannya, Andi mengungkapkan bahwa selama turun di lapisan masyarakat, ia menemukan banyak persoalan di Tasikmalaya yang perlu diselesaikan, seperti kemiskinan, penegakkan hukum dan kenakalan remaja.

Andi juga mendapat dukungan dari Keluarga Besar Pesantren Riyadul Ulum Wadda'wah, yang tergerak untuk mendorong salah satu keluarga besarnya menjadi pemimpin Kota Tasikmalaya, yang dijuluki Kota Santri, dengan alasan bahwa kota tersebut perlu dipimpin seorang santri.

Di sisi lain, Sekretaris Jenderal Serikat Petani Pasundan (SPP), Agustiana menekankan pentingnya aktivis dalam perhelatan Pilkada.

"Menjadi pemimpin itu tidak boleh ujuk-ujuk, atau karena punya modal saja, tetapi yang namanya pemimpin itu harus berproses dari bawah, karena permasalahan Kota Tasikmalaya sangat kompleks," ujar Agustiana.

Agustiana melihat Andi Ibnu Hadi sebagai sosok yang berproses dari bawah dan mampu mengkonsolidasikan jejaring masyarakat sipil. "Saya melihat Kang Andi ini merupakan aktivis satu-satunya di Priangan Timur, yang memiliki komitmen dan konsisten dalam membangun gerakan di masyarakat," tambahnya.

Dengan jaringan yang kuat dan dukungan dari berbagai pihak, menurutnya, Andi Ibnu Hadi akan memasuki dan bertarung pada Pilkada 2024 di Kota Tasikmalaya sebagai calon yang berpotensi besar untuk bersaing secara kompetitif. (*)

**) Ikuti berita terbaru TIMES Indonesia di Google News klik link ini dan jangan lupa di follow.

Advertisement



Editor : Ronny Wicaksono
Publisher : Sholihin Nur

TERBARU

Togamas - togamas.com

INDONESIA POSITIF

KOPI TIMES