Peristiwa Daerah

Tiap Hari, 70 Ton Sampah Dihasilkan Warga Kabupaten Purworejo

Kamis, 02 Mei 2024 - 09:41 | 21.71k
Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Perikanan Kabupaten Purworejo Wiyoto Harjono saat berada di TPA Jetis, Loano(Foto : Hery Priyantono/ TIMES Indonesia)
Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Perikanan Kabupaten Purworejo Wiyoto Harjono saat berada di TPA Jetis, Loano(Foto : Hery Priyantono/ TIMES Indonesia)

TIMESINDONESIA, PURWOREJO – Menjelang lebaran, kebutuhan yang bersifat konsumtif mengalami kenaikan signifikan. Dan puncaknya, saat memasuki masa lebaran maka otomatis terjadi peningkatan produksi sampah bagi setiap rumah tangga. Hal ini juga terjadi pada masyarakat Kabupaten Purworejo, Jawa Tengah. 

Selain meningkatnya kebutuhan, kedatangan saudara-saudara yang mudik menambah volume sampah yang dihasilkan pada masing-masing rumah tangga.

Berdasar data yang berhasil dihimpun dari Dinas Lingkungan Hidup dan Perikanan (LHP) Kabupaten Purworejo, tercatat ada kenaikan volume sampah di periode H-7 hingga H+7 Lebaran, baik sampah dari sisa makanan (organik ataupun sampah anorganik. 

"Ramadan memasuki hari ke dua puluh biasanya produksi sampah di TPS dan TPA terjadi kenaikan. Dan puncaknya saat lebaran, kenaikan volume sampah mencapai 10-12 persen," ungkap Kepala Dinas LHP, Wiyoto Harjono, Rabu (1/5/2024).

Dijelaskannya, saat ini rata-rata volume sampah yang masuk di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) di Desa Jetis sebanyak 70 ton per hari. 

"H-7 sampai H+7 Hari Raya, setiap hari volume sampah terpantau di kisaran 80 ton tiap hari. Namun saat ini sudah kembali normal pada volume 70 ton setiap harinya, " beber Wiyoto saat ditemui di kantornya. 

Diungkapkannya, dari rata-rata 70 ton per hari, volume sampah berkurang karena sebagian diolah oleh pemulung sebanyak 7 ton per hari serta diolah menggunakan insenerator sebanyak 7 ton per harinya.

"Kemudian yang kami olah untuk pupuk kompos sebanyak 1 ton setiap harinya. Untuk sampah yang dikurangi dengan pola budidaya magot sebanyak 0, 5 ton setiap harinya, " urainya.

Pihaknya juga mengerahkan seluruh peralatan dan petugas di lapangan untuk mengelola sampah di wilayah Kota Purworejo. 

Sebanyak 88 orang personel disiapkan dalam rangka membersihkan sampah. Serta setiap harinya ditugaskan kepada 6 personel untuk membersihkan/menyapu tempat-tempat umum. 

Tak hanya itu, Dinas LHP menyiapkan 22 Tempat Pembuangan Sampah (TPS), 13 armada truk dan 3 unit tangki air penyiram tanaman di pinggir jalan raya serta armada roda 3 diterjunkan sebanyak 10 unit. 

"Kawasan yang menjadi fokus perhatian dan terbanyak menghasilkan sampah adalah di Kawasan Alun-alun Purworejo dan Alun-alun Kutoarjo," imbuhnya.

Tak lupa Wiyoto mengimbau masyarakat Kabupaten Purworejo agar berpartisipasi dalam upaya mengurangi sampah rumah tangga. "Caranya dengan menerapkan Pola 3R, yakni Reduce Reuse, Recycle. Yaitu, upaya mengurangi sampah makanan dengan memasak secukupnya dan mengambil makanan secukupnya " jelasnya. (*)

**) Ikuti berita terbaru TIMES Indonesia di Google News klik link ini dan jangan lupa di follow.

Advertisement



Editor : Ronny Wicaksono
Publisher : Ahmad Rizki Mubarok

TERBARU

Togamas - togamas.com

INDONESIA POSITIF

KOPI TIMES