Peristiwa Daerah

Santri Bisnis Forum, Cara Santri Tebuireng Menumbuhkan Jiwa Wirausaha Muda

Jumat, 03 Mei 2024 - 20:26 | 19.13k
Suasana Santri Bisnis Forum dalam rangkaian Festival Pesantren Tebuireng, Jumat (3/5/2024). (Foto: Panitia FPT for TIMES Indonesia)
Suasana Santri Bisnis Forum dalam rangkaian Festival Pesantren Tebuireng, Jumat (3/5/2024). (Foto: Panitia FPT for TIMES Indonesia)

TIMESINDONESIA, JOMBANG – Di tengah gempita Festival Pesantren Tebuireng, Santri Bisnis Forum hadir sebagai momen penting dalam menggalang semangat kewirausahaan di kalangan santri. 

Acara yang berlangsung di Gedung KH Yusuf Hasyim lantai 3 ini, berhasil menarik lebih dari 200 peserta yang antusias untuk memperdalam pengetahuan dan keterampilan dalam dunia bisnis.

Suasana penuh semangat dan antusias mewarnai forum ini. Para peserta diajak untuk memahami pentingnya kemandirian ekonomi serta potensi bisnis yang terkandung di dalamnya. 

Bagi Ketua Panitia Festival Pesantren Tebuireng, Abdul Malik, tujuan diadakannya forum ini adalah untuk mendidik santri menjadi pengusaha, membangun jaringan bisnis, berbagi pengalaman, menjadi media silaturahmi santri dengan alumni, dan diharapkan mendapatkan keberkahan dalam kebersamaan.

Forum bisnis ala santri ini menghadirkan para pembicara yang merupakan pengusaha alumni Pesantren Tebuireng, seperti Asto Hartopo, H. Soleh, dan Muhammad Faizin. 

Mereka berbagi pengalaman sukses dan tantangan yang dihadapi dalam membangun usaha mereka. Kisah inspiratif mereka menjadi motivasi bagi para santri untuk berani melangkah ke dunia bisnis.

Momen puncak acara ini adalah diinisiasinya "Tebuireng Business Interconnection" atau disingkat TBI. Forum ini menjadi wadah bagi para pengusaha alumni untuk saling terhubung, berkolaborasi, dan saling mendukung dalam mengembangkan bisnis.

Festival-Pesantren-Tebuireng-a.jpg

Harapannya, jaringan ini dapat menjadi wadah untuk bertukar pengalaman, berbagi sumber daya, serta menciptakan kesempatan kerjasama yang saling menguntungkan.

Kehadiran lebih dari 200 peserta menunjukkan antusiasme yang besar dari kalangan santri dan alumni Pesantren Tebuireng dalam mengembangkan kewirausahaan. 

Mereka tidak hanya mendengarkan inspirasi dari pembicara-pembicara terkemuka, tetapi juga aktif berpartisipasi dalam sesi tanya jawab dan diskusi untuk mendalami materi dan motivasi yang telah disampaikan.

Salah satu peserta forum, Fitria mengungkapkan kesan positifnya, Ia merasa sangat terinspirasi dengan acara ini. Mendengarkan pengalaman sukses dari para pengusaha alumni membuatnya semakin yakin bahwa kewirausahaan adalah jalan yang layak dikejar. 

“Saya sangat berharap kelak dapat terhubung melalui Tebuireng Business Interconnection (TBI) untuk memperluas jaringan dan memperoleh dukungan dalam mengembangkan bisnis," katanya, Jumat (3/5/2024).

Melalui kegiatan Santri Bisnis Forum dan inisiasi Tebuireng Business Interconnection (TBI), para hadirin menegaskan komitmennya dalam mendukung para santri dan alumni untuk menjadi entrepreneur yang sukses dan berdampak positif dalam pembangunan masyarakat. 

Semangat kewirausahaan yang ditanamkan di Pesantren Tebuireng diharapkan dapat menjadi bekal berharga bagi para alumni dalam menghadapi tantangan dan meraih kesuksesan di dunia bisnis.

Santri Bisnis Forum menjadi bukti nyata komitmen Pesantren Tebuireng dalam melahirkan generasi santri yang tidak hanya berilmu agama, tetapi juga memiliki jiwa wirausaha yang mampu berkontribusi positif bagi bangsa. (*)

**) Ikuti berita terbaru TIMES Indonesia di Google News klik link ini dan jangan lupa di follow.

Advertisement



Editor : Bambang H Irwanto
Publisher : Sholihin Nur

TERBARU

Togamas - togamas.com

INDONESIA POSITIF

KOPI TIMES