Peristiwa Daerah

Bermaksud Nebeng Truk, Remaja Ini Justru Terjatuh dan Meninggal

Jumat, 03 Mei 2024 - 21:14 | 14.25k
Kapolresta Magelang, Kombes Pol Mustofa, S.I.K., M.H, didampingi Kasatlantas, Kompol Agus Santoso S.E., S.I.K, saat memberikan keterangannya terkait remaja yang tewas terlindas truk. (FOTO: Hermanto/TIMES Indonesia)
Kapolresta Magelang, Kombes Pol Mustofa, S.I.K., M.H, didampingi Kasatlantas, Kompol Agus Santoso S.E., S.I.K, saat memberikan keterangannya terkait remaja yang tewas terlindas truk. (FOTO: Hermanto/TIMES Indonesia)

TIMESINDONESIA, MAGELANG – Seorang remaja laki-laki berstatus pelajar bermaksud menumpang (nebeng) sebuah truk. Namun nahas, dirinya terpeleset dan jatuh kemudian terlindas roda sisi belakang truk dan meninggal.

Peristiwa ini terjadi pada Rabu, tanggal 1 Mei 2024 sekira pukul 10.10 WIB di jalan umum Magelang – Purworejo masuk wilayah Desa Kaliabu, Kecamatan Salaman, Kabupaten Magelang.

Demikian dijelaskan Kapolresta Magelang Kombes Pol Mustofa, saat menggelar Konferensi Pers di Ruang Media Center Mapolresta setempat terkait peristiwa tersebut, Jumat (3/5/2024) siang. Dalam kegiatan itu Kapolresta Magelang didampingi Kasatlantas Kompol Agus Santoso.

Kapolresta Magelang mengatakan dalam peristiwa itu, korban remaja laki-laki berstatus pelajar bernama RIM (15) alamat Dusun Kopen, Desa Pengerutan, Kecamatan Kertek, Kabupaten Wonosobo. Sementara pengemudi truk bernama ST (57) beralamat Dusun Sanggrahan RT 02 RW 12, Kecamatan Mungkid, Kabupaten Magelang.

“Awalnya sebuah truk Hino Nopol AA-8319-OK berjalan pelan dari arah Purworejo ke arah Magelang. Sesampainya di TKP dua orang remaja berusaha menghentikan laju truk untuk meminta diberikan tumpangan, namun truk tidak berhenti dan truk tetap berjalan pelan pada jalurnya,” terang Kombes Pol Mustofa menjelaskan kronologi kejadian.

“Tiba-tiba dari samping sisi kiri truk Korban dengan sengaja meloncat ke arah bak truk tanpa memperhatikan keselamatan diri. Sehingga terjatuh dan terlindas ban truk sebelah kiri belakang,” lanjutnya.

Akibatnya, korban mengalami luka berat dan meninggal dunia di lokasi kejadian. Selanjutnya Korban dibawa ke RSUD Bukit Menoreh Salaman. Diketahui, cidera yang dialami Korban yaitu cidera kepala, patah leher, dan patah tulang tangan. 

Kapolresta menyimpulkan, berdasarkan barang bukti, olah TKP dan keterangan saksi-saksi, diduga penyebab terjadinya kecelakaan lalulintas adalah kelalaian atau kurang-hati-hatinya Korban. Karena dengan sengaja meloncat ke arah bak truk yang sedang berjalan pelan tanpa memperhatikan keselamatan diri. Sehingga Korban terjatuh dan terlindas ban truk sebelah kiri belakang.

Namun demikian, Kombes Pol Mustofa mengatakan pihaknya mengamankan unit truk Hino Nopol AA-8319-OK dan pengemudinya berinisial ST. Dengan maksud untuk mendapatkan kepastian hukum terhadap pengemudi tersebut.

“Juga untuk membantu pihak korban mendapatkan asuransi kecelakaan. Karena salah satu syaratnya harus terpenuhi berupa keterangan dan bukti-bukti yang lain hasil penyelidikan kepolisian. Jadi tidak benar jika ada berita peristiwa ini dikatakan bahwa sopir truk melarikan diri dan sebagainya,” pungkas Kombes Pol Mustofa. (*)

**) Ikuti berita terbaru TIMES Indonesia di Google News klik link ini dan jangan lupa di follow.

Advertisement



Editor : Deasy Mayasari
Publisher : Lucky Setyo Hendrawan

TERBARU

Togamas - togamas.com

INDONESIA POSITIF

KOPI TIMES