Peristiwa Daerah Info Haji 2024

Persiapan Fisik Penting bagi Calhaj Lansia: Melatih Kekuatan Otot Sebelum Beribadah Haji

Jumat, 03 Mei 2024 - 22:11 | 24.81k
Dr. Gumilar Mulya (berpeci) Ketua Tim PPKM Pendidikan Jasmani Universitas Siliwangi di acara sosialisasi kesiapan fisik calon jemaah haji di Aula Kecamatan Cipedes, Kota Tasikmalaya, Kamis (2/5/2024).
Dr. Gumilar Mulya (berpeci) Ketua Tim PPKM Pendidikan Jasmani Universitas Siliwangi di acara sosialisasi kesiapan fisik calon jemaah haji di Aula Kecamatan Cipedes, Kota Tasikmalaya, Kamis (2/5/2024).
FOKUS

Info Haji 2024

TIMESINDONESIA, BANDUNG – Menjelang keberangkatan ke tanah suci, calon jemaah haji (Calhaj) lanjut usia disarankan untuk mempersiapkan diri secara fisik dengan melatih kekuatan otot kaki dan tangan beberapa bulan sebelum keberangkatan. 

Hal ini disampaikan oleh Dr. Gumilar Mulya, Ketua Tim Program Peningkatan Kesehatan Masyarakat (PPKM) Pendidikan Jasmani Unsil pada acara sosialisasi kesiapan fisik calon jemaah haji di Aula Kecamatan Cipedes, Kota Tasikmalaya.

Pada usia di atas 50 tahun atau usia lanjut usia menurutnya terjadi penurunan fungsi dan kemampuan fisik psikologis immunologis untuk adaptasi terhadap lingkungan. 

Oleh karena itu, persiapan yang lebih panjang dibutuhkan, bukan sekadar pemeriksaan rutin. Terutama jika ditemukan adanya penyakit seperti jantung, hipertensi, stroke, diabetes, gagal ginjal kronik, dan asma.

"Penting untuk melatih kekuatan fisik, karena ibadah haji melibatkan banyak aktivitas fisik seperti tawaf, sa'i, lontar jumrah, dan wukuf di Arafah yang tidak dapat digantikan oleh orang lain," ungkap Gumilar kepada TIMES Indonesia, Jumat (3/5/2024)

Latihan fisik yang direkomendasikan termasuk jogging minimal 30 menit, dua atau tiga kali seminggu, serta latihan otot tangan dengan melempar bola kasti. 

"Ini penting untuk membantu dalam pelaksanaan ibadah, seperti lempar jumroh, di mana batu yang dilemparkan kecil dan memerlukan jarak lempar yang cukup jauh,"tandasnya

Gumilar menekankan bahwa aktivitas fisik yang tinggi saat menjalankan ibadah haji dapat menurunkan tingkat ketahanan jantung, pernapasan, serta tulang dan otot, yang dapat menyebabkan kelelahan. Acara sosialisasi ini diikuti oleh puluhan calhaj lanjut usia dari Kecamatan Cipedes.

Selain materi kesehatan, acara ini juga mencakup materi ibadah haji yang disampaikan oleh KH. Yarin Rahmat Insani LC, M.Pd. Sosialisasi dan simulasi latihan dipandu oleh tim PPKM yang terdiri dari beberapa tenaga ahli di bidangnya.

Persiapan fisik yang matang menurutnya akan menjadi kunci dalam menjalani ibadah haji bagi calon hanu lanjut usia, kegiatan ini juga menunjukkan komitmen dan pengabdian civitas akademika Unsil terhadap masyarakat. (*)

**) Ikuti berita terbaru TIMES Indonesia di Google News klik link ini dan jangan lupa di follow.

Advertisement



Editor : Deasy Mayasari
Publisher : Lucky Setyo Hendrawan

TERBARU

Togamas - togamas.com

INDONESIA POSITIF

KOPI TIMES