Peristiwa Daerah

Latihan Manasik Haji Serentak Diikuti 1692 CJH, Ada Jemaah dengan Bantuan Kursi Roda

Minggu, 05 Mei 2024 - 21:07 | 15.04k
Para CJH Kabupaten Malang saat mengikuti pembekalan dalam kesempatan latihan manasik haji serentak yang dilangsungkan di Islamic Center Kepanjen, Kabupaten Malang, Ahad (5/5/2024). (FOTO: Amin/TIMES Indonesia)
Para CJH Kabupaten Malang saat mengikuti pembekalan dalam kesempatan latihan manasik haji serentak yang dilangsungkan di Islamic Center Kepanjen, Kabupaten Malang, Ahad (5/5/2024). (FOTO: Amin/TIMES Indonesia)

TIMESINDONESIA, MALANGLatihan manasik haji serentak antusias diikuti sekitar 1.692 CJH Kabupaten Malang, di komplek Islamic Center Kepanjen, Kabupaten Malang, Ahad (5/5/2024). 

Rangkaian ibadah haji dipraktikkan secara berurutan saat latihan manasik ini selama kurang lebih 3 jam. Sejumlah jemaah lansia tampak dibantu dengan alat kursi roda. 

"Latihan manasik haji ini diikuti serentak semua CJH Kabupaten Malang, jumlahnya kurang lebih 1.692 jemaah. Kegiatan diawali dengan pembekalan oleh Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Malang, terkait kebijakan tata kelola dan pelaksanaan ibadah haji, seperti diberlakukan oleh Arab Saudi," terang Kepala Seksi Penyelenggaraan Haji dan Umrah Kantor Kemenag Kabupaten Malang, Abdul Salam. 

latihan-manasik-haji-2.jpg

Praktik rangkaian ibadah haji dalam latihan manasik di Islamic Center ini dipandu langsung KH Hafid Fanani. Terkait pelayanan jemaah haji, menurut Salam, diberikan pemerintah baik sebelum sampai sesudah waktu ibadah haji, melalui koordinasi KBIH (Kelompok Bimbingan Ibadah Haji) yang menaungi CJH. 

Disinggung soal CJH yang tidak bisa mandiri, dikuainya ada jemaah yang harus menjalankan ibadah haji menggunakan bantuan. 

"Dalam haji ada istilahnya istito'ah atau jemaah haji yang harus menggunakan alat bantu. Ini bisa berupa alat bantu kursi roda, dibantu obat-obatan, atau dibantu dengan didampingi orang. Memang ada CJH kita yang harus menggunakan bantuan itu," terang Salam. 

latihan-manasik-haji-3.jpg

Menjelang pemberangakatan haji pada 16 dan 17 Mei 2024 mendatang, pihaknya mengimbau semua CJH selalu menjaga kesehatan dan kebugaran. 

"Kondisi CJH harus tetap selalu prima dan bugar. Karena ibadah haji juga membutuhkan fisik yang sehat, agar bisa khusyuk dan ikhlas selama menjalankannya," tandas Salam. 

Sementara ini, lanjutnya, CJH yang mengajukan pendampingan sejumlah kurang 148 jemaah. Sedangkan, KBIH yang mendaftarkan dan punya binaan CJH sejumlah 45 KBIH. 

"Jemaah paling banyak dari KBIH Walisongo Kepanjen, dengan jumlah 245 CJH. Sedangkan, jemaah paling muda sekaligus tertua berasal dari KBIH Al Rifai Gondanglegi," demikian Abdul Salam. (*) 

**) Ikuti berita terbaru TIMES Indonesia di Google News klik link ini dan jangan lupa di follow.

Advertisement



Editor : Irfan Anshori
Publisher : Sofyan Saqi Futaki

TERBARU

Togamas - togamas.com

INDONESIA POSITIF

KOPI TIMES