Peristiwa Daerah

Pilkada 2024 Kudus, 10 Nama Berebut Rekom PKB untuk Diusung Jadi Bacabup

Minggu, 05 Mei 2024 - 22:44 | 21.79k
Empat cabup hadir dalam sosialisasi Desk Pilkada DPC PKB Kudus di kantor partai setempat. (FOTO: Ihza Fajar Azhari/TIMES Indonesia)
Empat cabup hadir dalam sosialisasi Desk Pilkada DPC PKB Kudus di kantor partai setempat. (FOTO: Ihza Fajar Azhari/TIMES Indonesia)

TIMESINDONESIA, KUDUS – Meski belum memiliki calon potensial yang diusung dalam Pilkada 2024 di Kabupaten Kudus, namun DPC Partai Kebangsaan Bangsa (PKB) tetap membuka penjaringan dan pendaftaran Cabup dan Cawabup 2024-2029.

Desk Pilkada bentukan DPC PKB Kudus secara resmi dibuka Minggu (5/5) dan berakhir pada akhir Mei mendatang. Pembukaan penjaringan dan pendaftaran itu, langsung diserbu Bacabup yang berminat mendaftar melalui PKB.

Informasi terbaru, Desk Pilkada DPC PKB Kudus kini telah menerima 10 berkas pendaftar untuk mendapatkan rekomendasi dari DPP PKB di Jakarta.  Sebanyak 9 pendaftar sebagai Cabup dan satu orang sebagai Cawabup.

Desk-Pilkada-DPC-PKB-2.jpgEmpat cabup foto bersama usai mengambil berkas pendaftaran di Desk Pilkada Kudus. (FOTO: Ihza Fajar Azhari/TIMES Indonesia)

Kesepuluh pendaftar yang siap berkontestasi dalam Pilkada Kudus ini, memiliki latar berlakang beragam. Yakni dari politisi, pengusaha, advokat, tenaga pendidik, konsultan geoligis dan birokrat PNS.

Pembukaan Desk Pilkada Kudus 2024, DPC PKB setempat mengundang 10 Bacabup dan Bacawabup untuk mensosialisasikan dan memperkenalkan mereka kepada jajaran pengurus partai setempat.

Dari undangan yang dikirimkan, hanya empat cabup yang bisa hadir secara bersamaan dan duduk dalam satu meja pada Minggu (5/5/2024) pukul 13.00 WIB.

Mereka adalah Masan (Ketua DPRD Kudus), Mawahib Afkar (Anggota DPRD Jateng) Mawahib Afkar, Abdul Fatih (Wakasek SMK Rades Umar Said Kudus) dan Sugeng (Pengusaha).

Sedangkan enam pendaftar lainnya yakni Sandung Hidayat (Politisi Partai Gerindra), Samani Intakoris (PNS) dan Bellinda Sabrina Birton (Bacawabup dari Pengusaha) hadir  secara belakangan di kantor DPC PKB pada pukul 15.30 WIB.

Untuk pendaftar lainnya, yakni Aksan Qumarullah (Wiraswasta), Mohammad Tommy Andrianto (Pengacara) dan Mohammad Riki Pujianto (Konsultan Geologis), tidak bisa memenuhi undangan Desk Pilkada DPC PKB Kudus sebab mereka berdomisili di Jakarta.

Ketua DPC PKB Kudus, Mukhasiron pun menyambut hangat kedatangan empat cabup untuk mengambil berkas pendaftaran di partai yang dipimpinnya. Dalam kesempatan itu, Mukhasiron memaparkan  proses penjaringan agar Cabup dan Cawabup dapat rekomendasi dari DPP PKB di Jakarta.

"Tahapan Desk Pilkada dari PKB itu ada 4, Yang pertama penjaringan, kami akan serahkan berkas pendaftar ke DPP PKB untuk dilakukan uji kelayakan dan kompetensi yang menjadi kewenangan penuh DPP. Pihak DPC PKB Kudus hanya bersifat memfasilitasi saja," ujar Mukhasiron.

Kemudian tahapan 2, kata Wakil Ketua DPRD Kudus ini, juga ada uji kelayakan kompetensi (UKK) bagi Cabup dan Bacawabup. Pihak DPP PKB yang akan memberikan rekomendasi tahap pertama. Setelah itu dilanjutkan dengan penetapan dan pemasangan calon untuk diajukan sebagai Cabup dari PKB ke KPU Kudus.

"Bagi calon yang mendapatkan rekomendasi dari DPP PKB akan diberikan ruang untuk berkomunikasi dengan pengurus internal PKB dan eksternal dari partai lain juga. Nantinya, rekomendasi yang dikeluarkan DPP PKB kemungkinan ada lebih dari 1 orang peserta," sebutnya.

Sementara itu, Cabup Mawahib Afkar mengaku kegiatan yang dilakukan di Desk Pilkada PKB Kudus sebagai salah satu bentuk bagian dari demokrasi yang baik dan sehat.

"Semakin banyak Calon Bupati, artinya semakin menunjukkan bahwa di Kudus banyak kader terbaik yang dapat diandalkan. Mari kita berjuang bersama, mari bangkit, mari berjaya, semoga berkah," ucap politisi Partai Golkar ini.

Mawahib menegaskan, para peserta kontestasi Pilkada harus siap menang dan siap kalah. Selain itu, harus mengdepankan suasana politik yang riang gembira. Namun dalam Pilkada Kudus 2024 ini, Mawahib berkayinan bahwa sesama Cabup dapat menyatukan dan membuat kebersamaan.

"Yang menjadi pertarungan kita adalah pembangunan di Kabupaten Kudus. Karena kita (para Cabup) adalah aset terbaik yang dimiliki Kudus. Kita juga tahu dari masing-masing partai sudah bersiap mengerahkan kemampuan mereka dalam kesadaran demokrasi yang terbuka dan menunjukkan sebagai parpol yang modern," jelas Mawahib.

Hal senada juga dikatakan  Ketua DPRD Kudus, Masan. Cabup dari PDIP yang telah dua kali mengikuti penjaringan di DPC PKB Kudus ini, juga menyebut bahwa para calon yang mendaftar kali ini adalah putra daerah terbaik di Kudus.

Masan yakin para Cabup untuk Pilkada 2024 siap memberikan sumbangsih terbaik bagi pembangunan dan kemajuan di Kabupaten Kudus. Pihaknya mengajak kepada seluruh partai pengusung Cabup dan Cawabup, tentunya memiliki tujuan baik untuk membangun Kabupaten Kudus menuju yang lebih baik. (*)

**) Ikuti berita terbaru TIMES Indonesia di Google News klik link ini dan jangan lupa di follow.

Advertisement



Editor : Ronny Wicaksono
Publisher : Sofyan Saqi Futaki

TERBARU

Togamas - togamas.com

INDONESIA POSITIF

KOPI TIMES