Peristiwa Daerah

Sesuai Perbup Gresik, Perusahaan Wajib Pekerjakan 60 Persen Pekerja Lokal

Selasa, 07 Mei 2024 - 09:25 | 16.44k
Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah saat kegiatan inisiasi Teaching Factory (Tefa) antara Konsorsium Perguruan Tinggi Vokasi (PTV) di Jawa Timur dan KEK JIIPE Gresik (Foto: Bagian Prokopim Pemkab Gresik for TIMES Indonesia).
Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah saat kegiatan inisiasi Teaching Factory (Tefa) antara Konsorsium Perguruan Tinggi Vokasi (PTV) di Jawa Timur dan KEK JIIPE Gresik (Foto: Bagian Prokopim Pemkab Gresik for TIMES Indonesia).

TIMESINDONESIA, GRESIK – Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah mengaskan agar perusahaan mempekerjakan warga lokal minimal 60 persen dari total pekerja.

Hal tersebut diungkapkan Wabup saat kegiatan Inisiasi Teaching Factory (Tefa) antara Konsorsium Perguruan Tinggi Vokasi (PTV) di Jawa Timur dan KEK JIIPE Gresik, Selasa (7/5/2024).

Menurut data dari Badan Pusat Statistik Jawa Timur, Kabupaten Gresik memiliki sekitar 603 perusahaan. Melihat hal ini, Bu Min sapaan akrab Wabup Gresik, perusahaan dapat menyerap tenaga kerja ber-KTP Gresik minimal 60 persen.

"Kita sudah ada peraturan daerah tentang penyerapan tenaga kerja pada Nomor 7 tahun 2022 tentang penggunaan tenaga kerja lokal minimal 60 persen di perusahaan-perusahaan yang beroperasi di wilayah Kota Pudak Gresik," jelasnya.

Selanjutnya, setiap perusahaan memaparkan terkait kebutuhan lapangan yang nantinya akan disesuaikan dengan pola pengajaran di PTV. Salah satu faktor yang menyebabkan masih kurangnya penyerapan di setiap perusahaan yaitu SDM yang memang belum siap bekerja.

"Sekarang masih banyak siswa-siswi yang siap untuk lulus tetapi tidak siap untuk bekerja. Maka dari itu, penyesuaian kurikulum juga menjadi hal penting," jelas Adik Dwi Putranto, Ketua Kadin Jawa Timur.

Selain itu, penerapan Teaching Factory yang merupakan model pembelajaran dengan suasana industri ke sekolah sehingga sekolah bisa menghasilkan produk berkualitas industri masih menjadi langkah yang tepat, namun tetap harus membentuk SDM yang memiliki mental siap kerja.

"Harapannya tidak hanya mendapat link, tapi anak-anak Gresik bisa masuk ke perusahaan-perusahaan yang ada di Gresik," tutur Achmad Washil, Sekretaris Daerah Kabupaten Gresik. (*)

 

**) Ikuti berita terbaru TIMES Indonesia di Google News klik link ini dan jangan lupa di follow.

Advertisement



Editor : Wahyu Nurdiyanto
Publisher : Ahmad Rizki Mubarok

TERBARU

Togamas - togamas.com

INDONESIA POSITIF

KOPI TIMES