Peristiwa Daerah

Juru Parkir Asal Jombang Naik Haji

Selasa, 07 Mei 2024 - 13:27 | 12.75k
Salamun tengah memarkir sepeda motor di area pertokoan depan kampus Undar Jombang. (FOTO: Rohmadi/TIMES Indonesia)
Salamun tengah memarkir sepeda motor di area pertokoan depan kampus Undar Jombang. (FOTO: Rohmadi/TIMES Indonesia)

TIMESINDONESIA, JOMBANG – Menunaikan ibadah haji ke tanah suci Makkah merupakan impian bagi setiap umat muslim. Begitu juga dengan Salamun seorang tukang parkir asal Desa Kebontemu, Kecamatan Peterongan, Kabupaten Jombang, Jawa Timur.

Kisah hidupnya yang penuh perjuangan dan ketabahan menjadi inspirasi bagi banyak orang, membuktikan bahwa tiada yang mustahil bagi seseorang yang tekun berusaha dan mempercayai takdir-Nya.

Kondisi ekonomi yang terbatas selalu menjadi halangan baginya. Meskipun demikian, dengan semangat yang membara dan tekad yang kuat, Salamun tidak pernah menyerah untuk bisa beribadah ditanah suci.

Melalui kerja keras dan tabungan yang dikumpulkannya dari hasil parkir mobil dan motor di sekitar area pertokoan depan kampus Undar Jombang, Salamun secara perlahan mampu mengumpulkan dana yang cukup untuk mewujudkan impian suci tersebut.

Salamun-Jombang.jpgSalamun dengan istrinya Sukarti menunjukan bukti pembayaran lunas haji di kediamannya yang terletak di Desa Kebontemu, Peterongan, Jombang. (FOTO: Rohmadi/TIMES Indonesia)

Setiap recehan yang ia peroleh, ia sisihkan dengan tekun, tanpa pernah mengeluh akan kesulitan yang dihadapinya. Akhirnya, setelah lima tahun menabung, Salamun berserta istrinya Sukarti (57) mendaftakan diri untuk haji pada tahun 2011 lalu.

"Ini adalah impian saya sejak lama. Saya merasa sangat bersyukur dan terharu bisa berada di tanah suci ini. Ini adalah karunia terbesar dalam hidup saya," ujarnya dengan mata berkaca-kaca.

Lelaki berusia 65 tahun tersebut membuktikan bahwa dengan tekad yang kuat, kesabaran, dan kerja keras, tidak ada yang tidak mungkin dicapai. 

"Nabung mulai 5 ribu, 10 ribu sedikit demi sedikit langsung saya tabung,” ujarnya.

Salamun merasa bersyukur dan berharap nantinya ia bisa menjadi haji mabrur, dan mampu istiqomah dalam melakukan ibadah.

"Semoga setelah haji tetap Iman dan Islam, tetap ibadah dengan Istiqomah, menjalankan shodaqah," ujarnya. (*)

**) Ikuti berita terbaru TIMES Indonesia di Google News klik link ini dan jangan lupa di follow.

Advertisement



Editor : Wahyu Nurdiyanto
Publisher : Sholihin Nur

TERBARU

Togamas - togamas.com

INDONESIA POSITIF

KOPI TIMES