Peristiwa Daerah

DPRD Banyuwangi Tolak Keras Rencana Pernikahan Korban dengan Pelaku Pemerkosaan

Selasa, 07 Mei 2024 - 17:10 | 42.36k
Ilustrasi Pemerkosaan. (Foto: Istimewa).
Ilustrasi Pemerkosaan. (Foto: Istimewa).

TIMESINDONESIA, BANYUWANGI – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Banyuwangi, Jawa Timur, menolak keras terhadap rencana pernikahan korban dengan pelaku pemerkosaan.

Rencana pernikahan korban dengan pelaku tersebut muncul setelah pihak keluarga korban mengaku diajak menginap di rumah salah satu pelaku untuk diajak damai. Yakni dengan menikahkan korban dengan pelaku pemerkosaan. “Ya tidak semudah itu diselesaikan. Karena hal ini sudah masuk pidana,” kata Ketua Komisi IV DPRD Banyuwangi, Ficky Septalinda, Selasa, (7/5/2024).

Menurut Politisi perempuan Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P) itu, kasus pemerkosaan tidak bisa diselesaikan secara kekeluargaan (pernikahan). Pasalnya, ada trauma terhadap mental dan psikis terhadap yang harus dipikirkan dan dipertimbangkan korban.

“Solusi yang diambil ya tidak semudah itu. Karena ini dilakukan secara paksa dan tindakan tersebut termasuk pidana,” tegas Ficky.

Melihat korban yang masih di bawah umur, DPRD Banyuwangi mendorong Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banyuwangi melalui Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan anak ( P2TP2A ) dan Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Keluarga Berencana (Dinsos PPKB) Banyuwangi untuk terus melakukan pendampingan terhadap korban yang memiliki trauma berkepanjangan.

“Jangan sampai korban dibiarkan begitu saja dan tidak mendapat perhatian khusus. Karena hal ini menyangkut trauma psikis dan mental korban yang harus diperhatikan,” ungkap Ficky.

Dia meyakini korban mengalami trauma berat. Karena itu harus ada pendampingan hingga kondisi korban dinyatakan benar-benar baik.

“Meskipun tidak bisa pulih seperti sedia kala, tapi setidaknya harus ada pendampingan dari dinas terkait untuk memastikan kondisi trauma korban,” imbuh Ketua Komisi IV DPRD Banyuwangi itu. (*)

**) Ikuti berita terbaru TIMES Indonesia di Google News klik link ini dan jangan lupa di follow.

Advertisement



Editor : Faizal R Arief
Publisher : Sholihin Nur

TERBARU

Togamas - togamas.com

INDONESIA POSITIF

KOPI TIMES