Peristiwa Daerah

Pasca Insiden Pemerkosaan di Pulau Merah, DPRD Banyuwangi Larang Tempat Wisata Buka Sampai Malam

Selasa, 07 Mei 2024 - 18:15 | 37.87k
Ketua Komisi IV DPRD Banyuwangi, Ficky Septalinda. (Foto: Dok. TIMES Indonesia)
Ketua Komisi IV DPRD Banyuwangi, Ficky Septalinda. (Foto: Dok. TIMES Indonesia)

TIMESINDONESIA, BANYUWANGI – Pasca insiden pemerkosaan pada Jumat, (26/4/2024) di Pulau Merah yang menimpa seorang gadis berusia 17 tahun  asal Kecamatan Srono, Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Banyuwangi melarang tempat wisata buka sampai malam.

“Saya kira peristiwa ini telah menjadi perhatian semua. Pelaku-pelaku wisata ini seharusnya tempat wisata tidak boleh dibuka sampai malam. Karena hal ini untuk mengantisipasi rawan kejahatan,” kata Ketua Komisi IV DPRD Banyuwangi, Ficky Septalinda, Selasa, (7/5/2024).

Pernyataan tersebut diungkapkan Ficky dalam suasana prihatin mendalam atas kejadian yang menimpa korban.

Menurutnya, destinasi wisata yang seharusnya menjadi tempat hiburan masyarakat dengan memberikan rasa aman dan nyaman. Akan tetapi masih masih lolos dari pantauan, yakni masih ada seseorang preman yang bisa masuk dan melakukan tindakan kejahatan kepada wisatawan yang datang.

Selain itu, Ficky meminta kepada pihak kepolisian untuk mengusut tuntas pelaku pemerkosaan dan menindak tegas dengan hukuman seberat-beratnya. Hal ini bertujuan untuk memberikan efek jera terhadap pelaku dan mengantisipasi adanya orang-orang yang berniat tidak baik.

“Harus ditindak tegas dan dihukum seberat-beratnya. Karena pelaku melakukan pemaksaan kepada pengunjung wisata,” ujar Ketua Komisi IV DPRD Banyuwangi tersebut. (*)

**) Ikuti berita terbaru TIMES Indonesia di Google News klik link ini dan jangan lupa di follow.

Advertisement



Editor : Faizal R Arief
Publisher : Lucky Setyo Hendrawan

TERBARU

Togamas - togamas.com

INDONESIA POSITIF

KOPI TIMES