Peristiwa Daerah

Lima Proyek Diresmikan Jelang Hari Jadi Kabupaten Mojokerto

Rabu, 08 Mei 2024 - 08:30 | 14.65k
Bupati Mojokerto, Ikfina Fahmawati (tengah) pada saat meresmikan MPP Grha Manavaseva, Sooko, Kabupaten Mojokerto. (Dok. Kominfo Kabupaten Mojokerto)
Bupati Mojokerto, Ikfina Fahmawati (tengah) pada saat meresmikan MPP Grha Manavaseva, Sooko, Kabupaten Mojokerto. (Dok. Kominfo Kabupaten Mojokerto)

TIMESINDONESIA, MOJOKERTO – Peringatan Hari Jadi Kabupaten Mojokerto Ke-731 diperingati 9 Mei. Mendekati hari itu, Bupati Mojokerto, Ikfina Fahmawati meresmikan lima proyek pembangunan dan rehabilitasi sarana dan prasarana di lima tempat berbeda. Pertama, adalah Mal Pelayanan Publik (MPP) Kabupaten Mojokerto.

Bupati Mojokerto mengatakan, Mal Pelayanan Publik merupakan sebuah kebutuhan bagi pemerintah daerah. Oleh karena itu sejak 2023 Ikfina terus berusaha agar kabupaten Mojokerto bisa memiliki MPP demi pelayanan yang lebih baik untuk masyarakat.

"Ini adalah proyek tahun 2023, jadi dengan adanya (MPP) ini, kita coba untuk memberikan pelayanan semaksimal mungkin, tentunya dengan prosedur yang sederhana, cepat dan mudah bagi masyarakat Kabupaten Mojokerto," terangnya, Rabu (8/5/2024).

Pada momen peresmian MPP ini juga menjadi kesempatan untuk memperkenalkan nama gedung yang kini akan menjadi pusat pelayanan masyarakat Kabupaten Mojokerto. Nama yang disematkan pada gedung MPP Kabupaten Mojokerto adalah 'Grha Manavaseva'.

"Maka karena ini adalah gedung untuk pelayanan masyarakat maka kemudian diberikan nama Graha Manavaseva, yang mana ini merupakan suatu tempat, suatu rumah untuk memberikan satu pelayanan," terangnya.

Sedangkan untuk total anggaran yang dihabiskan pada renovasi gedung MPP adalah sebesar Rp.4.066.035.720,- yang disalurkan kepada Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP).

Proyek kedua adalah ruas jalan Kemlagi - Beratkulon, Desa Mojopilang, Kecamatan Kemlagi, Kabupaten Mojokerto. Ruas jalan Kemlagi - Beratkulon sendiri telah direhabilitasi oleh Pemkab Mojokerto demi pembangunan infrastruktur daerah yang berada di perbatasan Mojokerto - Jombang. Adapun total ruas jalan yang direhabilitasi adalah sebesar 2.950 m³. Sedangkan untuk anggarannya berasal dari APBD dengan jumlah Rp 2.362.992.000 yang disalurkan kepada DPUPR Kabupaten Mojokerto.

Proyek ketiga adalah pembangunan rehabilitasi Puskesmas Kemlagi. Rehabilitasi ini bertujuan untuk meningkatkan pelayanan kesehatan kepada masyarakat Kabupaten Mojokerto, khususnya bagi warga Kemlagi. Dan untuk anggarannya diketahui menghabiskan anggaran sejumlah Rp 1.802.553.895,60.

Pada kesempatan ini, Bupati dengan latar belakang dokter itu berujar agar kedepannya ruang rawat inap juga turut direhabilitasi. Alasannya agar jika ada warga Kemlagi dan sekitarnya membutuhkan rawat inap, tidak perlu sampai dirujuk ke rumah sakit.

"Nanti rawat inapnya bisa lebih diperbaiki. Supaya masyarakat lebih memilih ke puskesmas daripada ke rumah sakit. Pelayanan rawat inap yang nyaman dan memadai, dan standar pelayanan terpenuhi maka masyarakat bisa lebih memilih puskesmas daripada rumah sakit," jelasnya.

Proyek keempat adalah Gedung Penyimpanan dan Fermentasi Tembakau di Desa Sumberwuluh, Kecamatan Dawarblandong. Bupati Mojokerto mengungkapkan, pembangunan gedung penyimpanan dan fermentasi tembakau itu dilakukan sebagai upaya untuk mensejahterakan petani tembakau di wilayah Dawarblandong. Dimana daerah ini terkenal sebagai salah satu penghasil tembakau.

"Targetnya untuk meningkatkan kesejahteraan para petani, nanti akan dipikirkan untuk infrastruktur irigasi, dan akan diusahakan untuk kebutuhan benih juga ketersediaan pupuk, semuanya akan dipikirkan di periode selanjutnya, intinya untuk memenuhi kebutuhan para petani," terangnya.

Pembangunan Gedung penyimpanan dan fermentasi tembakau ini menggunakan anggaran dari Dana Bagi Hasil Cukai Tembakau (DBHCHT), yang terbagi menjadi dua, yaitu sebesar Rp 190.000.000 untuk pembangunan gedung penyimpanan dengan luas 32 m³ dan dana sebesar Rp 150.000.000 untuk rumah fermentasi seluas 24 m³.

Proyek kelima adalah RTH 'Sekumpul Mojo' yang bertempat di Desa Mojokumpul, Kemlagi, Kabupaten Mojokerto. Pada lokasi terakhir ini, Bupati Perempuan pertama di Mojokerto itu mengikuti rangkaian prosesi adat dengan dipandu oleh tokoh adat setempat, jalannya prosesi berlangsung dengan khidmat diiringi dengan antusiasme tamu undangan dan warga sekitar RTH, untuk tamu undangan yang hadir berasal dari tokoh masyarakat dan tokoh agama desa Mojokumpul beserta tenaga pendidik dibawah naungan Dinas Pendidikan Kabupaten Mojokerto. (*)

**) Ikuti berita terbaru TIMES Indonesia di Google News klik link ini dan jangan lupa di follow.

Advertisement



Editor : Wahyu Nurdiyanto
Publisher : Ahmad Rizki Mubarok

TERBARU

Togamas - togamas.com

INDONESIA POSITIF

KOPI TIMES