Peristiwa Daerah

Jalur Pendakian Gunung Arjuno Welirang Masih Tutup, Fokus Pemulihan Lingkungan

Rabu, 08 Mei 2024 - 11:23 | 17.95k
Karhutla Gunung Arjuno – Welirang Agustus 2023 lalu. (Dok. IG Khofifah Indar Parawansa)
Karhutla Gunung Arjuno – Welirang Agustus 2023 lalu. (Dok. IG Khofifah Indar Parawansa)

TIMESINDONESIA, MOJOKERTO – Wisata pendakian Gunung Arjuno – Welirang sampai saat ini masih ditutup untuk wisatawan menyusul kebakaran hutan yang terjadi beberapa lalu. Unit Pelaksana Teknis (UPT) Tahura R. Soerjo tengah melakukan pemulihan lingkungan usai kebakaran ribuan hektare lahan.

Dampak kebakaran paling parah terjadi di kawasan Gunung Arjuno, dengan luasan terbakar 4.796 hektar.  Luas lahan yang terbakar di wilayah Kabupaten Pasuruan mencapai 2.724 hektare. Disusul Kota Batu 909,93 hektare, Kabupaten Malang 807,35 hektare, dan Kabupaten Mojokerto sekitar 330,86 hektare.

Kasi Perlindungan dan Pemberdayaan Masyarakat UPT Tahura R. Soerjo, Ajat Sudrajat mengatakan bahwa pihaknya telah melakukan program-program pemulihan kebakaran sejak Desember 2023 tahun lalu. Terkini, jumlah bibit pohon yang tertanam mencapai 11.000. Puluhan ribu bibit pohon tersebut telah ditanam di empat lokasi yakni, jalur pendakian sumber brantas, blok pondokan prigen pasuruan, jalur pendakian gunung lincing, Ngembat Gondang Mojokerto.

“Sudah dilakukan kegiatan penanaman mulai desember jalur pendakian sumber brantas, jalur Desa Ngembat sudah dilakukan penanaman,” katanya dihubungi TIMES Indonesia, Rabu (8/5/2024).

“Kami aktif melakukan kegiatan pemulihan pasca bencana disamping melihat cuaca, ketika musim hujan kita lakukan penanaman,” jelasnya.

Sejumlah elemen yang terlibat penanaman pohon ini diantaranya adalah Petugas, MPA, Relawan, Anggota HIPAM, Komunitas Pecinta atau Peduli Lingkungan, serta masyarakat sekitar. Jenis pohon terbanyak yang ditanam adalah jenis Cemara Gunung, Eucalyptus, tutup, dan bambu.

Ajat mengaku untuk kembalinya ekosistem hutan seperti sediakala rentan waktunya belum dapat dipastikan. Namun sejumlah aksi pemulihan ini tampaknya membuahkan hasil.

“Pemulihan lingkungan pasca bencana alam ini rentang waktunya tergantung, tapi di Sumberbrantas banyak yang mulai tumbuh. Harapannya secepat mungkin,” ucapnya.

Hingga saat ini status pendakian untuk Gunung Arjuno – Welirang, masih ditutup sampai batas waktu yang belum ditentukan. (*)

**) Ikuti berita terbaru TIMES Indonesia di Google News klik link ini dan jangan lupa di follow.

Advertisement



Editor : Wahyu Nurdiyanto
Publisher : Ahmad Rizki Mubarok

TERBARU

Togamas - togamas.com

INDONESIA POSITIF

KOPI TIMES