Peristiwa Daerah

Mayat Tanpa Identitas Ditemukan Petugas Kebersihan di Kios Pasar Kota Tasikmalaya

Rabu, 08 Mei 2024 - 18:06 | 27.20k
Sejumlah personel kepolisian dari Polres Tasikmalaya Kota saat melakukan olah TKP di Komplek Pasar HPKP Cikurubuk, Kp. Linggajaya, Mangkubumi, Kota Tasikmalaya, Jawa Barat, Rabu (8/5/2024) siang. (FOTO: Harniwan Obech/TIMES Indonesia)
Sejumlah personel kepolisian dari Polres Tasikmalaya Kota saat melakukan olah TKP di Komplek Pasar HPKP Cikurubuk, Kp. Linggajaya, Mangkubumi, Kota Tasikmalaya, Jawa Barat, Rabu (8/5/2024) siang. (FOTO: Harniwan Obech/TIMES Indonesia)

TIMESINDONESIA, TASIKMALAYAPenemuan mayat mengejutkan warga Pasar HPKP Cikurubuk Kelurahan Linggajaya, Kecamatan Mangkubumi, Kota Tasikmalaya, Rabu (8/5/2024) siang. Mayat seorang pria yang diketahui sebagai penjahit pakaian, pertama kali ditemukan oleh petugas kebersihan pasar.

Bau menyengat yang menguar dari kiosnya di komplek Pasar HPKP (Himpunan Pedagang Kecil Pasar) Cikurubuk Tasikmalaya, memicu penemuan mayat tragis tanpa identitas ini.

Menurut keterangan Suryana, Ketua RT setempat, mayat pria tersebut ditemukan saat rolling door kiosnya setengah terbuka.

"Saya barusan dapat kabar dari warga ada mayat, Ditemukan awalnya oleh seorang petugas kebersihan yang biasa menyapu kawasan pasar. Petugas kebersihan semula mencium bau menyengat, setelah dilihat ternyata si bapak itu seperti sudah meninggal dunia," ujar Suryana kepada awak media, Rabu (8/5/2024).

Mayat-Tanpa-Identitas-2.jpgSuryana, Ketua RT Komplek Pasar HPKP Cikurubuk, Kp. Linggajaya, Mangkubumi, Kota Tasikmalaya, Jawa Barat, Rabu (8/5/2024) siang (FOTO: Harniwan Obech/TIMES Indonesia)

Kabar penemuan mayat itu langsung menyebar ke seluruh pasar, dan pihak kepolisian segera meluncur datang untuk melakukan investigasi lebih lanjut.

Tim Inafis Satreskrim pun tiba di lokasi untuk melakukan pemeriksaan dan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP). Jenazah korban kemudian dibawa ke kamar mayat RSUD dr. Soekardjo Kota Tasikmalaya.

Polisi juga mengamankan sejumlah barang milik korban untuk kepentingan penyelidikan. "Ya setelah kami menerima laporan, kami langsung melakukan olah TKP, mayatnya saat ini langsung dibawa ke RSUD Soekardjo. Sementara beberapa barang milik korban juga kami amankan untuk kepentingan penyelidikan lebih lanjut," ungkap Perwira Pengawas Piket Polres Tasikmalaya Kota, Iptu Hasan Basri.

Namun, hingga saat ini, penyebab pasti kematian korban masih menjadi misteri karena masih dalam tahap penyelidikan. Bahkan, identitas korban pun belum diketahui karena tidak ditemukan dokumen identitas di kios tersebut.

"Penyebab kematian belum dapat dipastikan, masih diselidiki oleh Inafis. Kami pasang garis polisi di kios tersebut," jelas Hasan.

Kondisi kios korban terlihat berantakan dengan tumpukan pakaian dan sebuah mesin jahit. Diduga, korban juga tinggal di kios tersebut karena terdapat kasur di lantai. Meskipun sudah cukup lama tinggal di sana, sejumlah pedagang pasar mengaku tidak mengenal korban dengan baik.

Korban diketahui menempati kios di bagian belakang pasar HPKP, di antara kios-kios terbengkalai yang ditinggalkan oleh para pedagang. Selain sebagai penjahit, korban juga sering terlihat mengumpulkan barang-barang bekas. Namun, identitas dan latar belakang pria malang ini masih menjadi teka-teki bagi pihak berwenang serta warga sekitar.

Mayat-Tanpa-Identitas-3.jpgSejumlah warga dan pegadang Pasar HPKP Cikurubuk menyaksikan evakuasi mayat dari kios menuju RSUD dr. Soekardjo Tasikmalaya,  Rabu (8/5/2024) siang (FOTO: Harniwan Obech/TIMES Indonesia)

"Ya memang dia (mayat pria) tinggal di komplek pasar, kadang tampak suka menjemur beberapa kain pakai ditepi kolam dan memungut sampah dan di buang untuk pakan ikan di kolam sekitar pasar," ujar Yono salah seorang pedagang yang kiosnya tak jauh dari lokasi ditemukannya mayat pria.

Penemuan mayat ini menjadi perhatian dari pengurus pasar dan pihak berwenang, sementara warga sekitar diharapkan dapat memberikan informasi yang dapat membantu penyelidikan lebih lanjut. Tragedi kematian tragis ini juga menjadi peringatan bagi seluruh masyarakat untuk lebih waspada terhadap keamanan di sekitar tempat tinggal atau tempat usaha masing-masing. (*)

**) Ikuti berita terbaru TIMES Indonesia di Google News klik link ini dan jangan lupa di follow.

Advertisement



Editor : Deasy Mayasari
Publisher : Lucky Setyo Hendrawan

TERBARU

Togamas - togamas.com

INDONESIA POSITIF

KOPI TIMES