Peristiwa Daerah

Berkontribusi Turunkan Angka Stunting, TP PKK Morotai Dapat Apresiasi dari Pj Bupati Umar Ali

Rabu, 08 Mei 2024 - 23:04 | 12.91k
Pj Bupati Morotai, Muhammad Umar Ali, Rabu, 8 Mei 2024. (Foto: Munces for TIMES Indonesia).
Pj Bupati Morotai, Muhammad Umar Ali, Rabu, 8 Mei 2024. (Foto: Munces for TIMES Indonesia).

TIMESINDONESIA, PULAU MOROTAI – Pj Bupati Pemkab Morotai, Muhammad Umar Ali memberi apresiasi setinggi-tingginya kepada TP PKK Morotai atas kontribusi mereka bersama pemerintah daerah mewujudkan pembangunan di Morotai dengan berbagai kegiatan pemberdayaan.

"Kami mengapresiasi sepenuhnya kegiatan dari kaum perempuan yang mengarah pada pembinaan kesejahteraan keluarga, maupun usaha progresif menyangkut kesetaraan gender," ungkap Pj Bupati Muhammad Umar Ali saat memberi sambutan pada peringatan HKG TP PKK ke-52 di Islamic Center, Rabu (8/5/2024)

Kita perlu sadari, kata Pj Bupati, perempuan telah memainkan peran vital dalam tatanan kemasyarakatan, mulai dari persiapan sebuah generasi hingga pada aktivitas domestik yang menentukan kesuksesan sebuah lingkungan sosial.

Karena, perempuan yang melahirkan anak, perempuan juga yang pertama kali mendidik anak. Setidaknya, itulah yang berlangsung selama ini menurut tatanan arus utama. Untuk itu, perlu mendorong kaum bapak untuk dapat berpartisipasi aktif dalam tugas-tugas keabadian yang selama ini telah dilakukan kaum ibu.

"Dari mana kita memulai? Awal yang baik adalah mengesampingkan paradigma yang bias gender. Urusan domestik tidak an sich urusan perempuan, urusan pendidikan anak di rumah tidak an sich tugas ibu-ibu, urusan cipta menu, urusan masak-memasak, bukan an sich urusan ibu-ibu," ujar Umar Ali. 

"Untuk itu, mari kita dorong urusan pemenuhan gizi keluarga dengan kebijakan yang melibatkan semua elemen masyarakat tanpa memandang gender. Kami mengusulkan, berikut nanti perlu diadakan lomba cipta menu dari bapak- bapak," tambahnya.

Muhammad Umar Ali menuturkan, Chef Arnold, Chef Juna dan para koki ternama yang mengisi restoran-restoran ternama di dunia, mayoritas laki-laki, tentu perempuan juga banyak. Artinya bahwa, memasak itu tidak butuh sepesifikasi gender tertentu. Karena persoalan pangan beragam, bergizi seimbang dan aman (B2SA) adalah tanggung jawab kita semua.

"Kebijakan B2SA akan terus menjadi fokus kita bersama dalam rangka mengoptimalisasi potensi pangan lokal yang kita miliki. Kita pernah berada pada titik memprihatinkan, di mana angka stunting mencapai 31 persen, namun dengan upaya bersama TP PKK dan lintas sektor lainnya, kini telah berhasil turun menjadi 11,7 persen," terangnya.

Orang nomor satu di Pemkab Morotai ini menegaskan, bahwa pangan menjadi kunci jangka pendek sekaligus jangka panjang. Untuk itu, Pemkab Morotai sangat serius dalam urusan pangan.

TP-PKK-Kabupaten-Morotai-Nurlela-M-Umar-Ali.jpgSuasana Peringatan HKG TP PKK ke-52 tahun 2024 di GIC Morotai, Rabu, 8 Mei 2024. (Foto: Munces for TIMES Indonesia).

Selain itu, dia berharap persoalan-persoalan seperti inflasi yang mendorong kenaikan harga pangan, tidak boleh menjadi penghalang bagi masyarakat untuk mengakses pangan.

Untuk itu, lanjutnya, Pemkab Morotai selalu menggalakkan gerakan pangan murah, gerakan menanam, sidak ditributor, operasi pasar, pemberian subsidi transportasi dan langkah-langkah konkrit lain yang menekan laju inflasi pangan.

"Kita tentu tidak mau seperti tikus yang mati di lumbung padi. Kita tidak menginginkan ada anak stunting di daerah dengan potensi protein hewani yang melimpah. Ikan kita di ekspor hingga manca negara, apa tidak malu anak-anak kita banyak yang stunting?," katanya.

Umar Ali pun bersyukur  karena angka stunting di Morotai telah turun jauh di bawah target yang ditentukan Pemerintah Pusat. Harapannya, usaha bersama lintas sektor dalam kekuatan penuh untuk memerangi stunting sudah membuahkan hasil.

"11,7 persen dari target nasional 14 persen adalah data valid yang dirilis oleh Kementerian Kesehatan berdasarkan hasil survei Kesehatan Indonesia, di mana Morotai melampaui target Nasional yang juga berarti bahwa PR besar yang menjadi tantangan kita bersama, berhasil kita tuntaskan dengan hasil yang membanggakan," tuturnya.

"Untuk itu, kami atas nama Pemerintah Daerah Kabupaten Pulau Morotai dengan segenap kekurangan, dari hati terdalam mengucapkan terima kasih dan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada semua pihak yang aktif dan berkontribusi positif dalam upaya penurunan angka stunting," pungkas Pj Bupati Morotai Muhammad Umar Ali. (*).

**) Ikuti berita terbaru TIMES Indonesia di Google News klik link ini dan jangan lupa di follow.

Advertisement



Editor : Faizal R Arief
Publisher : Sholihin Nur

TERBARU

Togamas - togamas.com

INDONESIA POSITIF

KOPI TIMES