Peristiwa Daerah

Wali Kota Surabaya Dukung Rencana Majelis Ar-Rohimin Membangun Wisata Religi

Kamis, 09 Mei 2024 - 00:33 | 16.09k
Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi bersama Pembina Majelis Ar-Rohimin sekaligus pengusaha muda, Haji Abdul Rohim, Rabu (8/5/2024).(Foto : Lely Yuana/TIMES Indonesia)
Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi bersama Pembina Majelis Ar-Rohimin sekaligus pengusaha muda, Haji Abdul Rohim, Rabu (8/5/2024).(Foto : Lely Yuana/TIMES Indonesia)

TIMESINDONESIA, SURABAYAWali Kota Surabaya Eri Cahyadi mendukung rencana pembangunan wisata religi di Kawasan Asemrowo Surabaya.

Hal tersebut ia ungkapkan saat menghadiri acara peresmian master meter PDAM di Gedung Majelis Ar-Rohimin, Tambak Dalam, Baru, Surabaya, Rabu (8/5/2024).

Kawasan tersebut dinilai layak menjadi lokasi wisata religi. Karena memiliki ekosistem bernuansa Islami.

Cak Eri, sapaan akrab Eri Cahyadi, menuturkan apabila di satu tempat ataupun wilayah ada majelis dan masjid dan di dalamnya ada aktivitas keagamaan yang berkesinambungan, seperti halnya di Majelis Ar-Rohimin, maka hal ini bisa menjadi wisata religi.

"Kita harus memberikan contoh kepada gen Z saat ini bahwa, kehidupan tidak akan pernah ada artinya tanpa ada kekuatan akidah agama yang kuat," jelasnya.

Wali Kota Eri menyebut apabila hal ini terwujud akan menjadikan Surabaya lebih baik lagi dan hal itu bisa dijadikan sebagai percontohan.

"Nanti akan kita ajak semua yang terkait ke sini, dan saya yakin ketika di sebuah kampung ada majelis yang produktif dan akidah agamanya kuat, maka hablum minallah dan hablum minallah mereka akan sangat kuat, hal ini akan menjadikan Surabaya menjadi Baldatun thoyyibatun wa rabbun ghafur," jelasnya.

Eri-Cahyadi-1.jpgWali Kota Surabaya Eri Cahyadi saat mengunjungi Gedung Majelis Ar-Rohimin, Tambak Dalam, Baru, Surabaya, Rabu (8/5/2024).(Foto : Lely Yuana/TIMES Indonesia)

Saat yang sama, pengasuh Majelis Ar-Rohimin, Habib Musthofa Alaydrus Bin Zein, mengungkapkan bahwa hadirnya Wali Kota Surabaya di Gedung Majelis Ar-Rohimin merupakan bentuk kepedulian dari pemerintah terhadap majelis-majelis yang ada di Surabaya.

Di samping mempererat tali silaturahmi antar umara dan ulama hal ini juga juga menandakan adanya hubungan yang harmonis antara keduanya.

"Hal ini erat kaitannya dengan berjalannya suatu pemerintahan, antara keduanya harus ada saling keterkaitan," paparnya.

Maka hal ini juga perlu, lanjut Habib Musthofa, setiap majelis itu ada komunikasi dengan pemerintah, karena tidak mungkin pemerintah itu jalan tanpa ada bimbingan agama kepada masyarakat,  demikian juga majelis tidak akan jalan tanpa ada dukungan dari pemerintah.

"Insya Allah komunikasi tadi berjalan dengan baik dan untuk kedepannya akan selalu ada komunikasi, yang jelas majelis kami, tidak ada kaitannya dengan urusan politik, tapi mensukseskan dari pada program pemerintah terkait dakwah,"katanya.

Pembina Majelis Ar-Rohimin sekaligus pengusaha muda, Haji Abdul Rohim menyampaikan rencananya, untuk menjadikan Majelis Ar-Rohimin dan wilayah sekitar sebagai lokasi wisata religi di Surabaya.

Menurut tokoh muda ini, hal itu sebagai bentuk kepeduliannya kepada generasi muda agar memperkuat pengetahuan ilmu agama.

"Dan kebetulan di sini, kami juga ada sekolah gratis, jadi ilmu agama dan hal yang berkaitan dengan akidah diajarkan sejak usia dini," tuturnya.

Menurutnya, hal tersebut bisa meminimalisir kegiatan-kegiatan kaum muda yang saat ini cenderung ke hal-hal yang negatif, semisal adanya tawuran antar geng yang saat ini sedang marak, bahkan  ada yang sudah jatuh korban.

Oleh karenanya, adanya Majelis Ar-Rohimin dan wisata religi, nantinya diharapakan membawa suasana beda dan dapat bermanfaat untuk kemaslahatan bersama. Hal ini mendapat respon positif dari Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi. (*)

**) Ikuti berita terbaru TIMES Indonesia di Google News klik link ini dan jangan lupa di follow.

Advertisement



Editor : Irfan Anshori
Publisher : Sholihin Nur

TERBARU

Togamas - togamas.com

INDONESIA POSITIF

KOPI TIMES