Peristiwa Daerah

Bupati Sanusi Tinjau Bangunan Polindes Rusak Akibat Gempa dan Jalan Terdampak Longsor

Kamis, 09 Mei 2024 - 21:27 | 18.26k
Bupati Malang, HM Sanusi, didampingi jajaran OPD, saat meninjau bangunan Polindes Desa Srigonco, Kecamatan Bantur, Kabupaten Malang, yang banyak alami retak akibat bencana gempa, Kamis (9/5/2024). (FOTO: Humas Prokopim for TIMES Indonesia) 
Bupati Malang, HM Sanusi, didampingi jajaran OPD, saat meninjau bangunan Polindes Desa Srigonco, Kecamatan Bantur, Kabupaten Malang, yang banyak alami retak akibat bencana gempa, Kamis (9/5/2024). (FOTO: Humas Prokopim for TIMES Indonesia) 

TIMESINDONESIA, MALANGBupati Malang HM Sanusi, bersama jajaran OPD terkait, merespon aspirasi masyarakat dan meninjau langsung kondisi dua lokasi fasum terdampak gempa dan longsor belum lama ini, pada Kamis (9/5/2024). 

Fasum yang ditinjau Bupati Malang tersebut adalah gedung Pondok Bersalin (Polindes) di Desa Srigonco, Kecamatan Bantur yang terdampak gempa, dilanjutkan peninjauan jalan terkena longsor di Desa Sumbermanjing Kulon, Kecamatan Pagak, Kabupaten Malang. 

Bangunan Polindes Desa Srigonco Kecamatan Bantur ini diketahui terakhir direnovasi pada 2016 silam. Saat ini, kondisi bangunan Polindes ini mengalami retak-retak pada dinding dan atap bangunan, dikarenakan beberapa kali terdampak gempa bumi. 

HM-Sanusi-2.jpg

Dalam kesempatan ini, Bupati Malang memerintahkan Dinas Perumahan, Kawasan Pemukiman, dan Cipta Karya (DPKPCK) Kabupaten Malang, untuk menangani renovasi Polindes Desa Srigonco tersebut. 

"Akibat gempa, ada beberapa titik bangunan di Polindes Srigonco Bantur mengalami keretakan. Semoga renovasi kerusakannya bisa diselesaikan dalam tahun ini," kata Dinas Perumahan, Kawasan Pemukiman, dan Cipta Karya Kabupaten Malang, dikonfirmasi, Kamis (9/5/2024). 

Sementara itu, jalan rusak terdampak banjir dan tanah longsor di Desa Sumbermanjing Kulon, Kecamatan Pagak, juga ditinjau Bupati Malang. Dalam kunjungannya, Bupati didampingi Pj. Sekretaris Daerah Kabupaten Malang, Kepala DPKPCK, Kepala Dinas PU Bina Marga Kabupaten Malang, Plt. Kepala BPBD Kabupaten Malang, serta Perwakilan Perumda Tirta Kanjuruhan, PU SDA Kabupaten Malang. 

Bupati Malang meninjau titik lokasi banjir yang menjadi pusat terjdinya bencana. Titik tersebut merupakan sungai yang berada di belakang kantor Desa Sumbermanjing Kulon. Ketika terjadi intensitas hujan tinggi, bisa mengakibatkan tanah yang sekitar jalan di pinggiran tepi sungai ini menjadi longsor. 

Terhadap kerusakan dampak banjir dan longsor tersebut, pihak Dinas Pekerjaan Umum Sumber Daya Air (PU SDA) Kabupaten Malang telah mempersiapkan kebutuhan penanggulangan bencana, yang disebut dengan bahan banjiran. Diantaranya bronjong. 

Usai meninjau lokasi terdampak, Bupati Malang menyampaikan, akan membantu memperbaiki jembatan yang selalu putus ketika terjadi longsor dengan membuat bronjong. Menurutnya, penanganan ini dapat melindungi dan memperkuat struktur tanah di sekitar tebing 

Bupati Sanusi menyampaikan akan membantu, tepi sungai, dan tepi tanggul, agar tidak rentan terjadi longsor saat hujan deras. (*) 

**) Ikuti berita terbaru TIMES Indonesia di Google News klik link ini dan jangan lupa di follow.

Advertisement



Editor : Hendarmono Al Sidarto
Publisher : Sofyan Saqi Futaki

TERBARU

Togamas - togamas.com

INDONESIA POSITIF

KOPI TIMES