Peristiwa Daerah

Jelang WWF di Bali, 596 Personel Polisi Amankan Pelabuhan Ketapang Banyuwangi

Jumat, 10 Mei 2024 - 23:34 | 14.68k
Kabaharkam Polri, Komjen Pol M. Fadil Imran bersama Kapolresta Banyuwangi, Kombes Pol. Nanang Haryono, SH, SIK, M Si, melakukan pengecekan Pelabuhan Ketapang. (Foto : Anggara Cahya/TIMES Indonesia)
Kabaharkam Polri, Komjen Pol M. Fadil Imran bersama Kapolresta Banyuwangi, Kombes Pol. Nanang Haryono, SH, SIK, M Si, melakukan pengecekan Pelabuhan Ketapang. (Foto : Anggara Cahya/TIMES Indonesia)

TIMESINDONESIA, BANYUWANGI – Banyuwangi, Jawa Timur menjadi wilayah penyangga dalam perhelatan World Water Forum (WWF). Adanya Forum internasional tersebut sebanyak 596 personel polisi dari dari Satuan Tugas Wilayah (Satgaswil) Jawa Timur dikerahkan untuk amankan Pelabuhan Ketapang.

WWF ke-10 yang bakal digelar di Nusa Dua Bali pada tanggal 18-25 Mei mendatang itu, pada Jumat (10/5/2024), aparat kepolisian mulai datang berkunjung ke Banyuwangi dalam menambah personil sekaligus dilakukanya pengecekan kesiapan oleh Badan Pemelihara Keamanan (Baharkam) Polri pada Pelabuhan Ketapang.

“Saya ingin memastikan dengan melakukan pengecekan kesiapan pengamanan akses masuk ke Bali melalui Pelabuhan Ketapang,” ucap Kepala Baharkam Polri, Komjen Pol M. Fadil Imran.

Komjen Pol Fadil Imran juga menuturkan, Polisi juga telah menyiapkan rencana pengamanan dengan sangat matang melalui Operasi Puri Agung 2024 serta fokus pada setiap aspek yang diperlukan. Hal ini dilakukan karena Pelabuhan Ketapang merupakan salah satu pintu masuk menuju Bali yang cukup vital.

“Polri juga telah melaksanakan pengecekan menyeluruh dengan memeriksa infrastruktur keamanan di pelabuhan hingga menyusun langkah-langkah pengamanan yang diperlukan,” kata Komjen Pol M. Fadil Imran.

Dalam giat peninjauan kesiapan WWF, Komjen Pol M. Fadil Imran bersama jajarannya melakukan pengecekan di sejumlah titik, di antaranya monitoring room atau ruang CCTV ASDP Ketapang, dermaga penyeberangan dan melakukan cek personel yang telah berjaga di sana. 

Sebagai informasi, penjagaan WWF ke-10 yang berlangsung di Nusa Dua Bali itu dijaga sangat ketat, hal itu perlu dilakukan pasalnya menyangkut dengan prestisius negara yang pertama kali dipercaya menjadi tuan rumah.  

Sedangkan, Indonesia baru pertama kali menjadi tuan rumah forum air terbesar dunia. Oleh sebab itu, segala hambatan seperti lalu lintas yang nantinya bakal menjadi atensi kepolisian bakal diminimalisir, karena event internasional ini bakal dihadiri oleh banyak negara, sehingga menjadi sebuah kebanggaan dan upaya penyelenggaraannya disiapkan dengan matang. (*)

**) Ikuti berita terbaru TIMES Indonesia di Google News klik link ini dan jangan lupa di follow.

Advertisement



Editor : Ferry Agusta Satrio
Publisher : Sholihin Nur

TERBARU

Togamas - togamas.com

INDONESIA POSITIF

KOPI TIMES