Peristiwa Daerah

Dikritik Warga Soal Kabel Ruwet, Pj Wali Kota Malang Siap Kaji Sejumlah Titik

Selasa, 14 Mei 2024 - 17:38 | 13.45k
Pj Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat saat ditemui awak media. (Foto: Rizky Kurniawan Pratama/TIMES Indonesia)
Pj Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat saat ditemui awak media. (Foto: Rizky Kurniawan Pratama/TIMES Indonesia)

TIMESINDONESIA, MALANG – Belakangan ini warga Kota Malang mengkritik tentang kabel ruwet yang ada di beberapa titik. Mereka menilai, kabel-kabel tersebut telah merusak estetika tatanan kota hingga menutupi sejumlah bangunan bersejarah.

Salah satu warga bernama Agil (29) mengaku cukup kecewa dengan banyaknya kabel ruwet yang merusak mata. "Banyak mas, kayak di Blimbing, terus di Dinoyo sama pastinya Kayutangan," ujar Agil, Selasa (14/5/2024).

Ia berharap, Pemkot Malang bisa bertindak untuk membersihkan kabel ruwet tersebut. "Harusnya ya dibersihkan. Kalau gak salah kan bisa itu ditanam bawah tanah biar bersih, itu aja dilakukan," ungkapnya.

Sementara, Pj Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat menanggapi soal keluhan warganya tentang kabel ruwet. Menurutnya, persoalan ini sudah menjadi salah satu fokus kajiannya untuk dituntaskan.

"Kita sedang mengkaji, karena kabel ini lintas sektor. Ada kita, ada beberapa instansi vertikal juga," katanya.

Ia juga tengah menyoroti penataan kabel di sejumlah titik, terkhusus wilayah kepadatan tinggi dan yang menjadi tujuan orang, seperti di Kayutangan. "Ini sudah jadi bagian kajian kita, terutama di jalan jalan kepadatan tinggi dan jadi tujuan orang," tuturnya.

Pihaknya akan segera memanggil sejumlah instansi vertikal yang bertanggungjawab soal perkabelan untuk diajak duduk bersama mencari solusi pemecahan kabel ruwet itu..

"Kita akan duduk bersama dulu, kita cari solusi. Mereka akan punya pertimbangan," imbuhnya.

Meski nantinya akan ada kesepakatan, lanjut Wahyu, penataan kabel ruwet ini harus dilakukan secara bertahap. Sebab, ia tak mau lebih banyak lagi orang yang dirugikan atas persoalan ini.

Apalagi, Pemkot Malang juga sudah menyiapkan ducting di sejumlah titik untuk menjadi fasilitas penurunan kabel oleh para provider. "Kalau mereka oke, itu ada tahapannya juga, tidak bisa langsung. Kita segera duduk bersama," ucapnya. (*)

**) Ikuti berita terbaru TIMES Indonesia di Google News klik link ini dan jangan lupa di follow.

Advertisement



Editor : Faizal R Arief
Publisher : Lucky Setyo Hendrawan

TERBARU

Togamas - togamas.com

INDONESIA POSITIF

KOPI TIMES