Peristiwa Daerah

Haul ke-5 Mbah Tolchah, Wabup Malang Ajak Teladani Keilmuannya

Rabu, 15 Mei 2024 - 18:21 | 12.44k
Wabup Malang, Didik Gatot Subroto, saat berdoa di depan makam Mbah Tolchah, dalam kesempatan ziarah makam dalam rangka Haul Prof. DR. KH. M. Tholchah Hasan ke-5, di area Masjid Bungkuk, Singosari, Kabupaten Malang, Rabu (15/5/2024). (FOTO: Dok Pemkab
Wabup Malang, Didik Gatot Subroto, saat berdoa di depan makam Mbah Tolchah, dalam kesempatan ziarah makam dalam rangka Haul Prof. DR. KH. M. Tholchah Hasan ke-5, di area Masjid Bungkuk, Singosari, Kabupaten Malang, Rabu (15/5/2024). (FOTO: Dok Pemkab

TIMESINDONESIA, MALANG – Wakil Bupati Malang, Didik Gatot Subroto, melakukan ziarah makam dalam rangka Haul Prof. DR. KH. M. Tholchah Hasan ke-5, di makam Mbah Tholchah Hasan, area Masjid Bungkuk, Singosari, Kabupaten Malang, Rabu (15/5/2024). 

Dalam kesempatan ini, Wabup Malang juga menyempatkan mendoakan di samping makan almaghfiroh almarhum Mbah Tholchah Hasan. 

Dalam sambutannya, Didik mengajak untuk bersama mengenang jasa-jasa dan sumbangsih luar biasa yang telah dicontohkan oleh almarhum Mbah Tholchah Hasan. 

"Beliau telah menjadi teladan dan pencerah bagi masyarakat. Semoga agar amal ibadah beliau diterima di sisi Allah SWT," kata Wabup Malang, usai berziarah di makam Mbah Tolchah. 

Ia juga berharap, apa yang menjadi langkah-langkah progresif sepanjang hayat almarhum Mbah Tholchah, agar dapat menjadi inspirasi bagi kita semua untuk terus berbuat kebaikan dalam kehidupan ini. 

“Semoga dengan peringatan hari wafatnya alim ulama ini, masyarakat dapat terus mengambil manfaat dari warisan keilmuan dan spiritualitas yang ditinggalkan oleh para pendahulu kita. Terkhusus pula, akan memperkuat kesatuan dan keberagaman antara umat Islam di Kecamatan Singosari," ungkap Wabup Malang. 

Selain peringatan Haul ke-5 Prof. Dr. KH. Tholchah Hasan, di hari yang sama juga dilangsungkan acara wisuda Madrasah Qur'an Al Ma'arif, Launching TK Al Ma'arif 02 Singosari, Launching BKK Dakwah dan Kerja ke Jepang Al Ma'arif, di Kompleks SMK Plus Al Ma'arif Singosari. 

Didik menambahkan, pendidikan merupakan hal penting dalam pembangunan masyarakat yang berkualita, dengan diiringi semangat dan tekad yang kokoh untuk mendorong para generasi Qur’ani. Ini dilakukan dengan terus mengembangkan potensi dan mewujudkan cita-cita mulia.

Ditegaskan, Pemerintah Kabupaten Malang akan terus berupaya semaksimal mungkin, untuk mendukung peningkatan dan kemajuan kualitas pendidikan di wilayah Kabupaten Malang. 

Oleh sebab itu, kata Didik, di samping pendidikan formal, perlu ditekankan bahwa dasar pengetahuan keagamaan merupakan kunci keberhasilan masa depan bagi para generasi di masa mendatang.

Untuk diketahui, Prof Dr KH Muhammad Tolchah Hasan merupakan kiai asal Tuban, kelahiran 10 Oktober 1936, yang dikenal berperan besar di bidang pendidikan, organisasi, hingga pemerintahan.

Mbah Tholchah merupakan seorang pakar bidang pendidikan Islam, dan pernah menjadi Rektor Universitas Islam Malang (UNISMA) dua periode, pada 1989-1992 dan 1992-1998.

Karier Mbah Tholchah di organisasi adalah sebagai Ketua Ranting NU Singosari (1960), Ketua Majelis Wakil Cabang (MWC) NU Singosari (1966). Selanjutnya, dipercaya menjadi Ketua Pengurus Cabang NU (PCNU) Kabupaten Malang (1986-1989), Ketua Tanfidziyah PBNU (1989-1994), dan Rais Syuriah PBNU (1994-1999). 

Di bidang pendidikan, Kiai kharismatik ini pernah menjadi anggota Dewan Pakar ICMI Pusat (1995), dan Dewan Pembina BKS-BTIS (Badan Kerjasama Perguruan Tinggi Islam Swasta Pusat). 

Selain di bidang pendidikan dan organisasi, karir tertinggi Mbah Tholchah Hasan adalah pernah diberi amanah oleh Presiden Gus Dur, menjadi Menteri Agama RI periode 1999-2001. (*)

**) Ikuti berita terbaru TIMES Indonesia di Google News klik link ini dan jangan lupa di follow.

Advertisement



Editor : Faizal R Arief
Publisher : Ahmad Rizki Mubarok

TERBARU

Togamas - togamas.com

INDONESIA POSITIF

KOPI TIMES