Peristiwa Daerah Info Haji 2024

1.195 Jemaah Diberangkatkan, Pj Wali Kota Titip Doa untuk Kebaikan Kota Malang

Kamis, 16 Mei 2024 - 13:10 | 12.02k
Suasana pemberangkatan Jamaah Haji di Kota Malang. (Foto: Rizky Kurniawan Pratama/TIMES Indonesia)
Suasana pemberangkatan Jamaah Haji di Kota Malang. (Foto: Rizky Kurniawan Pratama/TIMES Indonesia)
FOKUS

Info Haji 2024

TIMESINDONESIA, MALANG – Pj Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat bersama Kepala Kantor Kemenag Kota Malang, KH Achmad Shampton memberangkatkan 1.195 jemaah haji untuk kloter 21 dan 22 menuju Asrama Haji Embarkasi Surabaya (AHES), Kamis (16/5/2024) pagi. Pemberangkatan itu terpusat di Lapangan Rampal Kota Malang.

Pj Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat mengatakan, mekanisme di tahun 2024 ini cukup berbeda. Biasanya Calon Jamaah Haji (CJH) harus membayar lunas terlebih dahulu kemudian tes kesehatan dan berangkat, kali ini mereka melakukan tes kesehatan baru melakukan pembayaran lunas sebelum berangkat.

"Harapan kami memang dengan seperti itu, CJH bisa lebih mampu melaksanakan ibadah hajinya. Karena ibadah haji itu termasuk ibadah fisik, jadi harus prima," ujar Wahyu, Kamis (16/5/2024).

Disela-sela pemberangkatan, Wahyu mendoakan agar ribuan jamaah haji dari Malang ini bisa berangkat dan menjalankan ibadahnya dengan lancar. Ia juga menitipkan doa kepada ribuan jamaah haji untuk bisa mendoakan Kota Malang lebih baik lagi kedepannya.

"Kami mendoakan agar visa mabrur dan dapat mendoakan agar Kota Malang dapat lebih baik lagi," ungkapnya.

Sementara, Kepala Kantor Kemenag Kota Malang, KH Achmad Shampton atau biasa disapa Gus Shampton menyampaikan, dari total 1.195 jamaah haji, 868 jamaah diantaranya merupakan jamaah murni dari Kota Malang. Sisanya, merupakan jamaah tambahan mutasi yang masuk lewat Kota Malang.

"Kalau secara umum Indonesia tahun lalu ada 221 ribu, sekatang 241 ribu. Kota Malang, biasanya 700 an, sekarang 868 jamaah," katanya.

Disisi lain, untuk Fasttrack atau jalur percepatan, ini merupakan untuk yang pertama kalinya di Jawa Timur. Dimana pemeriksaan imigrasi dari Saudi Arabia langsung dilakukan di asrama haji.

Selain itu, pengamanan dan pendampingan berlapis juga dilakukan. Mulai dari tim kesehatan dokter hingga perawat setiap kloter telah disiapkan.

"Jamaah termuda ada 18 tahun, untuk yang tertua usia 91 tahun. Lalu untuk jumlah lansia ada 50 orang sesuai kuota," ucapnya. (*)

**) Ikuti berita terbaru TIMES Indonesia di Google News klik link ini dan jangan lupa di follow.

Advertisement



Editor : Ferry Agusta Satrio
Publisher : Sholihin Nur

TERBARU

Togamas - togamas.com

INDONESIA POSITIF

KOPI TIMES