Peristiwa Daerah

Tak Bisa Melaut Karena Cuaca Buruk, Nelayan Gresik Dapat Bantuan Pangan

Kamis, 16 Mei 2024 - 14:33 | 14.20k
Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani didampingi Plt Kadis Perikanan Johar Gunawan saat memberikan bantuan pangan ke nelayan (FOTO: Akmal/TIMES Indonesia).
Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani didampingi Plt Kadis Perikanan Johar Gunawan saat memberikan bantuan pangan ke nelayan (FOTO: Akmal/TIMES Indonesia).

TIMESINDONESIA, GRESIK – Tak bisa melaut karena cuaca buruk, Pemkab Gresik memberikan perhatian kepada nelayan Kabupaten Gresik dengan bantuan pangan.

Secara simbolis, bantuan itu diberikan kepada nelayan Sidayu, Bungah dan Manyar yang dipusatkan di Pendopo Kecamatan Bungah, Kamis (16/5/2024).

Bantuan diberikan kepada nelayan yang masuk dalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS).

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani menyampaikan kegiatan ini merupakan implementasi program peningkatan kesejahteraan nelayan, yang masuk dalam Gresik Agropolitan. 

Selain pemberian paket sembako. Bupati Yani menyampaikan, pemerintah punya beberapa fokus utama dalam mewujudkan kesejahteraan nelayan.

"Pertama adalah, program Go Tani pada sektor perikanan dan program nelayan berdaulat dengan penyediaan permodalan lunak dan pembangunan beberapa titik Stasiun Pengisian Bahan Bakar Nelayan (SPBN)," ungkapnya.

Dikatakan, nelayan melaut tidak lebih dari 8 bulan, artinya ada masa jeda dimana saat musim angin barat maka tidak bisa melaut.

Maka, kata dia program bhakti nelayan berdaulat ini sebagai kompensasi untuk mengganti kebutuhan nelayan, program ini baru berjalan 4 tahun.

"Selain itu, pemerintah juga membangun kebutuhan lainnya untuk nelayan yaitu membangun SPBN. Ini agar nelayan mudah untuk mendapatkan BBM bersubsidi," imbuhnya.

Di tempat sama, Plt Kepala Dinas Perikanan Johar Gunawan menambahkan, bantuan yang diserahkan ini tidak lain untuk meningkatkan taraf hidup masyarakat nelayan.

Menurut dia, pemerintah daerah wajib hadir membantu dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

"Sektor kelautan dan perikanan di Kabupaten Gresik mempunyai potensi yang cukup besar untuk dimaksimalkan. Sehingga berdampak pada peningkatan perekonomian masyarakat nelayan," singkatnya.

Sementara, Ali Santoso (43) nelayan asal Sidayu mengaku senang atas bantuan sembako dari Pemerintah Kabupaten Gresik. Mudah-mudahan bermanfaat bagi teman-teman nelayan.

"Bantuan yang diberikan setiap tahun saat musim barat, menjadi bukti kepedulian Gus Yani dan Bu Min terhadap masyarakat khususnya nelayan Kabupaten Gresik," imbuh nelayan Gresik usai mendapatkan bantuan pangan. (*)

**) Ikuti berita terbaru TIMES Indonesia di Google News klik link ini dan jangan lupa di follow.

Advertisement



Editor : Wahyu Nurdiyanto
Publisher : Sofyan Saqi Futaki

TERBARU

Togamas - togamas.com

INDONESIA POSITIF

KOPI TIMES