Peristiwa Daerah

Kiprah NU dan GP Ansor Selalu Kedepankan Rahmatan Lil'alamin dan Kemaslahatan Umat

Minggu, 26 Mei 2024 - 19:57 | 35.58k
Wakil Komandan Satkornas Banser, Irsyad Yusuf, saat menyampakan amanat dilanjutkan sambutan kepada peserta Apel Panji Kemerdekaan 10 Ribu Banser di Pantai Balekambang, Kabupaten Malang, Minggu (26/5/2024). (Foto: Aditya Hendra/TIMES Indonesia)
Wakil Komandan Satkornas Banser, Irsyad Yusuf, saat menyampakan amanat dilanjutkan sambutan kepada peserta Apel Panji Kemerdekaan 10 Ribu Banser di Pantai Balekambang, Kabupaten Malang, Minggu (26/5/2024). (Foto: Aditya Hendra/TIMES Indonesia)

TIMESINDONESIA, MALANG – Apel Panji Kemenangan yang diikuti ribuan kader GP Ansor dan Banser Kabupaten Malang, menjadi momen untuk lebih meneguhkan jatidiri, khususnya bagi warga Nahdlatul Ulama (NU) dan GP Ansor. 

Apel 10 Ribu Banser dalam rangka Harlah GP Ansor ke-90 ini dilangsungkan di atas hamparan pasir dan membelakangi laut di Pantai Balekambang, Kabupaten Malang, Minggu (26/5/2024). 

Wakil Komandan Satkornas Banser, Irsyad Yusuf, yang hadir langsung menyaksikan Apel Banser ini menyatakan, mengapresiasi inisiatif kegiatan GP Ansor-Banser Kabupaten Malang tersebut. 

Harlah-GP-Ansor-5.jpg

"Apa yang bisa dilakukan Ansor dan Banser, intinya ya itu tadi, rahmatan lil'alamin. Seperti dengan Festival Bantengan, yang bisa merangkul semua kalangan. Tentu ini juga bagian dari menjaga NKRI," tegas Irsyad Yusuf, usai Apel Banser di Pantai Balekambang, Minggu (26/5/2024) sore. 

Secara khusus, dengan kegiatan yang dilakukan ini, apresiasi diberikannya untuk GP Ansor Kabupaten Malang. Dimana, dengan kegiatan di pantai, tetap punya kepedulian pada lingkungan. 

Bahkan, menurut PC GP Ansor Kabupaten Malang punya kegiatan berbeda dibanding Ansor daerah lain. Di lingkup Satkorwil Jawa Timur, menurutnya pengkaderan dan kegiatan Ansor-Banser Kabupaten Malang sering menjadi barometer. 

Disinggung soal keberadaan kader-kader Ansor yang berada di banyak lini, menurut Irsyad hal ini karena memang mereka punya kapasitas mumpuni. 

"Ansor dan Banser itu memang hikmah ya, tempat belajar organisasi. Jadi, wajar ketika kader-kadernya bisa mewarnai di pemerintahan juga. Selain ber-rahmatan lil'alamin, (kiprah) kader Ansor-Banser untuk kemaslahatan umat," tandasnya. 

Harlah-GP-Ansor-6.jpgPj Sekda Kabupaten Malang, Nurman Ramdansyah, menyampaikan sambutan pesan Bupati Malang, HM Sanusi. (Foto: Aditya Hendra/TIMES Indonesia) 

Sementara itu, dalam sambutan Bupati Malang yang disampaikannya, Pj Sekdakab Malang, Nurman Ramdansyah menyatakan beberapa pesan kepada para kader Ansor dan Banser di Kabupaten Malang. 

Di antaranya, kader Ansor-Banser terus meningkatkan semangat nasionalisme dan menjadi garda terdepan dalam menjaga keutuhan dan kedaulatan NKRI.  "Jangan biarkan ada pihak-pihak yang ingin memecah belah persatuan bangsa kita," tandasnya. 

Ukhuwah Islamiyah dan Wathaniyah dengan menjalin persaudaraan yang kuat, juga ditekankan, baik antar-sesama umat Islam maupun dengan seluruh elemen bangsa lainnya. Persatuan kokoh ini, menurutnya bisa modal utama dalam membangun bangsa dan masyarakat. 

Secara khusus, lanjut Nurman, Bupati Malang juga berpesan agar bisa menjaga nama baik organisasi, sebagai kader GP Ansor dan Banser. 

"Tunjukkan sikap dan perilaku yang mencerminkan nilai-nilai keislaman dan kebangsaan yang luhur. Jadilah, teladan di tengah masyarakat," bunyi sambutan Bupati Malang di acara Apel Panji Kemenangan yang diikuti ribuan kader GP Ansor dan Banser Kabupaten Malang. (*)

**) Ikuti berita terbaru TIMES Indonesia di Google News klik link ini dan jangan lupa di follow.

Advertisement



Editor : Ronny Wicaksono
Publisher : Rizal Dani

TERBARU

Togamas - togamas.com

INDONESIA POSITIF

KOPI TIMES