Peristiwa Daerah

Raya, Pelajar Asal Temanggung Kembali Harumkan Indonesia di Kancah Internasional

Kamis, 30 Mei 2024 - 12:25 | 14.72k
Anantacetta Reugra Abiraya, siswa SD Al Kautsar peraih juara Matematika Internasional saat bersama Pj Bupati Temanggung, Hary Agung Prabowo. (FOTO: Hermanto/ TIMES Indonesia)
Anantacetta Reugra Abiraya, siswa SD Al Kautsar peraih juara Matematika Internasional saat bersama Pj Bupati Temanggung, Hary Agung Prabowo. (FOTO: Hermanto/ TIMES Indonesia)

TIMESINDONESIA, TEMANGGUNG – Anantacetta Reugra Abiraya, pelajar SD Al Kautsar, Kabupaten Temanggung, Jawa Tengah kembali berkibar di tingkat internasional.

Sebelumnya ia mendapatkan 3nd prize award (medali perunggu) dalam Final Round Mathematical olympiad 2023-2024 di Macau pada 14-19 Maret 2024.

Kini, Raya meraih medali perunggu pada kompetisi Imec and JEO Olympiad di Amity College Prestons Campus Sydney Australia dan ajang International Round di Royal Lotus Hotel Da Nang Vietnam.

Anantacetta-Reugra-Abiraya-2.jpgAnantacetta Reugra Abiraya, berfoto bersama sesaat setelah mendapat undangan dari, Pj Bupati Temanggung, Hary Agung Prabowo. (FOTO: Hermanto/ TIMES Indonesia)

Ajeng Primiana, ibunda Raya mengatakan kebanggaan ya sang buah hati berhasil meraih medali dan mampu bersaing di antara ribuan peserta.

"Kalau yang di Sydney, Australia dilaksanakan pada 14 sampai 23 April 2024 diikuti 18 negara Asia dan Eropa, sedangkan yang di Vietnam pada 27 sampai 30 April 2024. Pesertanya ada 5.600 anak," terang Ajeng kepada TIMES Indonesia, Kamis (30/5/2024).

Raya mengaku senang bisa mempersembahkan medali untuk negaranya Indonesia, khususnya Kabupaten Temanggung. Ia menceritakan, peserta paling berat saat mengikuti olimpiade adalah dari Jepang dan China.

"Dari segi kompetisi lebih berat di Vietnam. Saat itu soalnya pakai coding. Saya pakai trik bayangan buat menghitung. Sampai sekarang saya sudah punya 40-an medali. Kemarin di Vietnam juga senang karena saya punya teman dari sana," terang Raya yang ingin melanjutkan sekolah ke Akademi Kepolisian ini.

Sementara itu, salah satu guru Raya, Cuk Surono mengatakan bahwa, prestasi Raya cukup membanggakan bagi sekolah.

"Hal ini menunjukkan jika ada sinergi antara orang tua dengan pihak sekolah sehingga prestasinya bisa sampai tingkat internasional. Ke depan, pihak sekolah akan membuat forum khusus untuk mewadahi anak-anak yang akan maju ke olimpiade," ucap Cuk Surono.

Ia menambahkan bila di SD Al Kautsar sudah ada 9 ekstrakurikuler, termasuk tahfidz dan semua di wadahi dalam Galaksi (Gala Aksi dan Literasi).

" Setiap Minggu ada tiga kali akan tampil dari aspek kognitif, seni, budaya, olahraga maupun lainnya sesuai passion siswa," imbuh pengajar di SD Al Kautsar, Kabupaten Temanggung ini. (*)

**) Ikuti berita terbaru TIMES Indonesia di Google News klik link ini dan jangan lupa di follow.

Advertisement



Editor : Ronny Wicaksono
Publisher : Sofyan Saqi Futaki

TERBARU

Togamas - togamas.com

INDONESIA POSITIF

KOPI TIMES