Peristiwa Daerah

Derita Choirul, Kakek 71 Tahun di Jombang Hidup Susah di Bawah Atap Roboh

Senin, 03 Juni 2024 - 16:18 | 13.47k
Choirul Abidin, kakek berusia 71 tahun yang hidup susah bersama cucunya di rumah yang hampir roboh. (Foto: Rohmadi/TIMES Indonesia)
Choirul Abidin, kakek berusia 71 tahun yang hidup susah bersama cucunya di rumah yang hampir roboh. (Foto: Rohmadi/TIMES Indonesia)

TIMESINDONESIA, JOMBANG – Kurang dapat perhatian pemerintah kabupaten, Choirul Abidin (71) warga Dusun Tanjunganom, Desa Bulurejo, Kecamatan Diwek, Jombang hidup di rumah yang hampir roboh. 

Masa tua Choirul bisa dibilang menderita. Hanya tinggal berdua dengan cucunya di rumah yang kondisinya sangat memprihatikan. 

Kondisi rumahnya sudah tidak layak huni, genteng atap rumahnya mulai roboh bahkan bisa langsung melihat langit. Choirul tidur hanya beralaskan banner bekas dan satu banyak kapuk yang sudah lusuh. 

Choirul dulunya bekerja sebagai penjual es janggelan di salah satu halaman sekolah dasar (SD). Namun sekarang ia sudah tidak bekerja karena usianya yang sudah renta dan sakit-sakitan. 

"Sudah tua badan saya sering gemetar. Sehari-hari hanya tidur saja tidak bisa berbuat apa-apa," katanya saat dikonfirmasi pada Senin (3/6/2024).

Untuk makan sehari-hari ia dengan tubuh tuanya itu hanya mengandalkan hantaran yang diberikan oleh tetangga sekitar dan juga bantuan yang diberikan oleh pihak desa. 

"Kadang ada tetangga yang mengantar makanan ke rumah," ujarnya. 

Choirul-Abidin-2.jpg

Ditanya apakah pernah mendapatkan bantuan dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jombang, ia menuturkan selama ini belum pernah tersentuh bantuan apapun dari kabupaten. "Belum pernah," singkatnya. 

Choirul tinggal dirumah hanya bersama cucunya. Istrinya telah meninggal sudah lebih dari 5 tahun. Dari pernikahannya, Choirul dikaruniai satu anak dan saat ini anaknya bekerja di Malang. 

Sudah satu tahun lebih atap rumahnya roboh. Mirisnya, rumah yang ia tinggali itu sebagian sudah ia jual. Bagian depan dan belakang sudah dijual, sedangkan ia hanya tinggal di bagian kamar dengan ukuran 3x4 meter saja. 

Kondisi kamarnya pun tidak layak. Genteng di atap roboh sehingga, jika hujan  ia harus berlindung dari dingin dan derasnya angin. 

Sementara itu menurut Muhammad Gufron (50) Ketua RT Dusun Tanjunganom, Desa Bulurejo, Kecamatan Diwek, Jombang mengatakan, kondisi rumah yang ditinggali Choirul ini memang sudah satu tahun lebih mengalami kerusakan.

Terpantau, atap bagian depan rumah sudah roboh setengah, dan kamar yang ditempati Choirul gentengnya juga sudah berjatuhan. 

"Selama ini memang belum pernah tersentuh bantuan dari pemerintah kabupaten. Kalau bantuan Dana Desa (DD), Bantuan Sosial (Bansos) dan sebagainya sering dapat," katanya. 

Namun, bantuan yang diterima Choirul itu hanya untuk cukup digunakan makan dan minum sehari-hari. Terkadang untuk membantu, tetangga sekitar juga bergantian menghantarkan makanan ke Choirul. 

"Pak Choirul ini tinggal sama cucunya. Anaknya ini ada di malang kerja. Jadi cucunya dititipkan ke pak Choirul," jelasnya.

Ia menuturkan, selama ini memang sangat jarang bantuan dari kabupaten untuk rehabilitasi rumah Choirul. Pihaknya mengaku sudah mengusahakan berbagai upaya untuk membantu Choirul namun selalu menemui kendala. 

"Karena kondisi rumahnya ini kan sebagian sudah ada yang dijual. Dan bagian rumah yang rusak itu, sekarang milik orang lain. Pak Choirul ini kan tinggal di rumah tersebut namun di kamar saja, karena kamar itu yang belum di jual. Nah niat kami untuk membantu minimal kalau rehab hanya bagian kamar saja," ungkapnya.

Ia juga berharap kedepan pemerintah kabupaten bisa tanggap untuk membantu Choirul di masa tuanya. Kalaupun nanti tidak ada bantuan, ia beserta masyarakat akan swadaya untuk membantu rehab tempat tinggal Choirul. 

"Swadaya yang bisa kami (masyarakat) berikan hanya berupa tenaga. Kalaupun nanti ada elemen bangunan lain yang tidak dipakai di rumah warga bisa dibuat membantu pak Choirul," pungkas Gufron. (*)

**) Ikuti berita terbaru TIMES Indonesia di Google News klik link ini dan jangan lupa di follow.

Advertisement



Editor : Deasy Mayasari
Publisher : Lucky Setyo Hendrawan

TERBARU

Togamas - togamas.com

INDONESIA POSITIF

KOPI TIMES