Peristiwa Daerah

Bondowoso Jadi Nomor Wahid Kabupaten Paling Rentan Korupsi dari 20 Daerah di Jawa Timur

Jumat, 07 Juni 2024 - 18:05 | 22.44k
Capaian MCP Bondowoso berasa di urutan 20 se Jawa Timur sehingga rentan terjadi korupsi (FOTO: Moh Bahri/TIMES Indonesia)
Capaian MCP Bondowoso berasa di urutan 20 se Jawa Timur sehingga rentan terjadi korupsi (FOTO: Moh Bahri/TIMES Indonesia)

TIMESINDONESIA, BONDOWOSO – Kabupaten Bondowoso, Jawa Timur, menjadi salah satu daerah paling rentan terjadi korupsi. Hal itu berdasarkan dua indikator, yakni Monitoring Center for Prevention (MCP) dan Survei Penilaian Integritas (SPI).

MCP Bondowoso tahun 2023 sebesar 87,5 persen. Adapun capaian SPI Kabupaten Bondowoso tahun 2023 yakni 71,34 lebih rendah dibanding tahun 2022, dan berstatus rentan. 

MCP adalah aplikasi untuk melakukan monitoring capaian kinerja program pencegahan korupsi melalui perbaikan tata kelola pemerintahan. Sementara SPI adalah sebuah metode untuk mengukur kerawanan korupsi dan integritas di sebuah instansi. 

Semakin rendah MCP dan SPI sebuah daerah, maka semakin besar potensi tindakan korupsi terhadap keuangan negara di daerah tersebut. 

PIC Koordinator Supervisi KPK RI Wilayah Jatim III dan Kalimantan Tengah, Alfi Rachman Waluyo menjelaskan, SPI dan MCP rendah, maka di Bondowoso ini masih rentan terjadi tindakan korupsi. 

“MCP dan SPI ini salah satu indikator,” kata dia saat dikonfirmasi usai sosialisasi pencegahan korupsi terintegrasi, di Bondowoso, Rabu (29/5/2024). 

Namun bukan berarti daerah yang MCP dan SPI-nya baik tidak ada potensi tindakan korupsi. Tetapi yang lebih rentan ketika dua indikator di atas rendah.

Informasi dihimpun TIMES Indonesia, berikut 20 daerah di Jawa Timur yang tingkat MCP-nya tertinggi hingga terendah. 

1. Kota Madiun dengan nilai 92,2 turun 2,1 dibanding tahun 2022.

2. Kabupaten Probolinggo dengan nilai 92,2 turun 1,4 dibanding tahun 2022.

3. Kabupaten Pacitan dengan nilai 92,1 minus 2,4 dibanding tahun 2022.

4. Kabupaten Blitar dengan nilai 91,9 naik 0,9 dibanding tahun 2022.

5. Kabupaten Ngawi dengan nilai 91,6 minus 3,5 dibanding tahun 2022.

6. Pemkab Ponorogo dengan nilai 91,3 minus 3,6 dibanding tahun 2022.

7. Kabupaten Sidoarjo dengan dengan nilai 91,3 minus 3,6 dibanding tahun 2022.

8. Kabupaten Situbondo dengan nilai 90,5 minus 0,8 dibanding tahun 2022.

9. Kabupaten Banyuwangi dengan nilai 90,0 minus 4,2 dibanding tahun 2022.

10. Kabupate Jember dengan nilai 89,9 bertambah 5,5 dibanding tahun 2022.

11. Kabupaten Sampang dengan nilai 89,9 dengan progres minus 0,1.

12. Pemkab Lamongan dengan nilai 89,2 minus 7,6 dibanding tahun 2022.

13. Pemkab Kediri dengan nila 89,2 sama dengan tahun 2022.

14. Pemkab Pasuruan dengan nilai 89,1 bertambah 3,8 dibanding tahun 2022.

15. Kota Kediri dengan nilai 88,5 minus 4,3 dibanding tahun 2022.

16. Kabupaten Trenggalek dengan nilai 88,4 minus 3,4 dibanding tahun 2022.

17. Kabupaten Bojonegoro dengan nilai 88,3 minus 6,8 dibanding tahun 2022.

18. Kota Malang dengan nilai 88,0 minus 4,3 dibanding tahun 2022.

19. Kabupaten Tuban dengan nilai 87,8 minus 3,7 dibanding tahun 2022.

20. Kabupaten Bondowoso dengan nilai 87,5 minus 6,8 dibanding tahun 2022.

Itulah beberapa daerah dengan tingkat capaian MCP di Tahun 2023. (*)

**) Ikuti berita terbaru TIMES Indonesia di Google News klik link ini dan jangan lupa di follow.

Advertisement



Editor : Hendarmono Al Sidarto
Publisher : Lucky Setyo Hendrawan

TERBARU

Togamas - togamas.com

INDONESIA POSITIF

KOPI TIMES