Peristiwa Daerah

Namanya Tak Masuk Undangan DPP PDI Perjuangan, Lisdyarita Tanggapi Santai

Selasa, 11 Juni 2024 - 09:11 | 12.35k
Lisdyarita, Wakil Bupati Ponorogo. (FOTO: Marhaban/TIMES Indonesia)
Lisdyarita, Wakil Bupati Ponorogo. (FOTO: Marhaban/TIMES Indonesia)

TIMESINDONESIA, PONOROGOLisdyarita mengaku optimistis surat rekomendasi dari PDI Perjuangan akan turun memasangkan dirinya dengan Sugiri Sancoko sebagai bakal calon bupati dan calon wakil bupati Ponorogo pada Pilkada 2024 mendatang.

Meski dirinya secara resmi tidak diundang ke Jakarta oleh DPP PDI-Perjuangan, namun Lisdyarita yang saat ini menjabat sebagai Wakil Bupati Ponorogo, tidak mau ambil pusing karena menurutnya itu hanya surat tugas biasa.

Ia pun tetap yakin akan maju Pilkada 2024 dengan Bupati Sugiri Sancoko.

"Sebenarnya banyak rayuan yang datang kepada saya, agar maju sendiri. Tapi semuanya saya tolak," ujarnya kepada TIMES Indonesia Selasa (11/6/2024).

Menurut Wakil Bupati Lisdyarita, hampir semua pendukungnya tetap menginginkan maju bersama Sugiri Sancoko melanjutkan dua periode.

Wakil Bupati yang akrab disapa Bunda Gemoy ini menjelaskan, beredarnya surat tugas dari DPP PDI-Perjuangan yang tidak mencantumkan namanya tersebut sempat membuat relawannya menangis.

"Tapi saya sudah memberikan pemahaman kepada mereka. Dan saya juga meminta relawan untuk tidak memasang banner yang gambarnya hanya saya saja tanpa Sugiri Sancoko agar tidak menimbulkan spekulasi di kalangan masyarakat luas," jelasnya.

Sebelumnya, beredar kabar bahwa undangan pemanggilan incumbent Bupati Sugiri Sancoko, ke DPP PDI Perjuangan.

Dalam undangan itu, DPP PDI Perjuangan juga mengundang puluhan bakal calon kepala daerah lainnya melalui surat nomor 6165 tertanggal 30 Mei 2024 yang ditandatangani Ketua Bambang Wuryanto dan Sekjen Hasto Kristiyanto.

Undangan tersebut hanya memanggil incumbent bupati saja, tidak bersama wakil bupati, Lisdyarita. Padahal pasangan Sugiri Sancoko-Lisdyarita ini mencanangkan bakal berpasangan kembali. 

Sebelumnya DPP PDI Perjuangan telah merilis rekom untuk 58 walikota/bupati dan 3 calon gubernur. Dari seluruh nama tersebut, 15 diantaranya sudah direkomendasikan secara berpasangan (bacabup dan bacawabup).

Dari 58 calon walikota/bupati tersebut 6 diantara dari Jawa Timur, termasuk Ponorogo.

Berikut daftar nama 6 calon bupati atau walikota disertai wakilnya yang mendapat rekomendasi dari DPP PDI-Perjuangan.

1. Sanusi (Malang)
2. Achmad Fauzi (Sumenep)
3. Sugiri Sancoko (Ponorogo)
4. Moch Nur Arifin/Syah Muhammad Natanegara (Trenggalek)
5. Fandi Achmad Yani/Aminatun Habibah (Gresik)
6. Marhaen Djumadi (Nganjuk). (*)

**) Ikuti berita terbaru TIMES Indonesia di Google News klik link ini dan jangan lupa di follow.

Advertisement



Editor : Ronny Wicaksono
Publisher : Sofyan Saqi Futaki

TERBARU

Togamas - togamas.com

INDONESIA POSITIF

KOPI TIMES