PPP Kota Probolinggo Usulkan Sembilan Bakal Calon, Malik Haramain Masuk Daftar

TIMESINDONESIA, PROBOLINGGO – Menjelang Pilkada 2024 Kota Probolinggo, yang akan digelar serentak pada bulan November mendatang, semakin banyak partai politik yang bermanuver. Salah satunya, Partai Persatuan Pembangunan (PPP).
Partai yang dinakhodai David Rosidi ini menambah jumlah bakal calon (bacalon) dari enam menjadi sembilan. Penambahan tiga bakal calon ini akan diusulkan ke DPW dan DPP.
Advertisement
Hal itu diungkapkan oleh Ketua Panitia Penjaringan Wali Kota dan Wakil Wali Kota PPP, As’ad Anshari, pada Kamis (13/2024).
Dalam konferensi pers yang digelar di Warung Jawara Ngebul dan Gongso, As'ad menyebutkan jika kesembilan bakal calon direncanakan akan diusulkan ke DPW Jawa Timur, Jumat (17/6/2024).
“Tapi Jumat kami masih ada acara, mungkin Sabtu baru kami kirim ke DPW. Memang kami diundang untuk menyampaikan ini,” ujar As’ad kepada sejumlah wartawan.
Setelah dibahas di tingkat DPW Jawa Timur, berkas usulan bakal calon akan dikirim ke DPP untuk dilakukan evaluasi lebih lanjut.
“Keputusannya ada di DPP. Kami di daerah hanya melakukan penjaringan dan mengusulkan,” ucap As’ad.
Selain itu, DPC PPP akan memberikan masukan jika diminta oleh DPW dan DPP terkait persiapan Pemilihan Kepala Daerah atau Pilkada 2024 Kota Probolinggo.
Pada kesempatan itu, mantan Ketua DPC PKB Kota Probolinggo ini mengungkapkan nama-nama calon yang akan diusulkan ke DPW dan DPP.
Ada sembilan bakal calon dengan rincian, enam mengikuti penjaringan, sementara tiga lainnya tidak mendaftar.
Bakal calon yang mendaftar untuk posisi Calon Wali Kota ada empat orang, yakni Habib Hadi Zainal Abidin (mantan Wali Kota Probolinggo), Fernanda Zulkarnain (Wakil Ketua DPRD Kota Probolinggo).
Kemudian, ada Rukmini Buchori (mantan Wali Kota Probolinggo), dan Muhammad Uday Robiyansyah (anggota DPRD Lumajang).
Sedangkan bakal calon yang mengikuti penjaringan untuk posisi Wakil Wali Kota ada dua orang, yaitu Sigit Adi Permana (pengusaha) dan Sri Setyo Pertiwi (pengusaha).
“Kami juga mengusulkan tokoh yang tidak ikut penjaringan karena kami menilai mereka pantas memimpin Kota Probolinggo,” jelas As’ad, diamini panitia penjaringan lainnya.
As'ad kemudian menyebut nama-nama tokoh tersebut, di antaranya Abdul Malik Haramain (Stafsus Kemendes PDTT RI), Haris Nasution (Wakil Ketua DPRD Kota Probolinggo), dan dr. Aminuddin (anggota DPRD Kota Probolinggo).
“Kami umumkan nama-nama ini untuk menepis kabar hoax yang beredar, agar masyarakat tenang,” tegas As’ad.
Politikus senior yang pernah mencalonkan diri sebagai Wakil Wali Kota Probolinggo dengan akronim DERAS pada tahun 2013 itu menjelaskan alasan PPP mengusulkan tiga tokoh tersebut.
Malik Haramain, menurut As'ad, merupakan tokoh muda kelahiran Kota Probolinggo yang memiliki nama besar dan telah lama berkarir di Jakarta.
“Dia pejuang perubahan dan simbol perlawanan, juga pernah menjadi anggota DPR RI dan Ketua DPC PKB Kabupaten Probolinggo,” tambah As’ad.
Sedangkan Haris Nasution adalah tokoh dari PDI Perjuangan yang sudah lama berkiprah di dunia politik.
Pria yang akrab dipanggil Cak Yok itu pernah menjadi anggota DPRD Kota Probolinggo dan saat ini menjabat sebagai Wakil Ketua DPRD serta Ketua DPC PDI Perjuangan.
“Sekarang PDIP di DPRD memperoleh 5 kursi berkat perjuangan Haris Nasution. Saya rasa pantas untuk kami usulkan menjadi bakal calon,” jelas As’ad.
Sementara tokoh terakhir yang diusulkan sebagai bakal calon adalah dr. Aminuddin. Saat ini, Aminuddin menjabat Ketua DPD Partai Gerindra Kota Probolinggo.
Di bawah kepemimpinan pemilik RSIA Amanah Kota Probolinggo, jumlah kursi Partai Gerindra di DPRD meningkat dari tiga kursi menjadi empat kursi.
“Meski tidak ikut penjaringan di PPP, dr Aminuddin tetap kami usulkan. Beliau sekarang Calon Wali Kota dari Partai Gerindra,” pungkas As’ad. (*)
**) Ikuti berita terbaru TIMES Indonesia di Google News klik link ini dan jangan lupa di follow.
Editor | : Ryan Haryanto |
Publisher | : Lucky Setyo Hendrawan |