Peristiwa Daerah

Libatkan Remaja dalam Pencegahan Stunting, Khotimatul Husna Lolos 10 Besar PAI Award 2024

Sabtu, 29 Juni 2024 - 15:46 | 11.66k
PAI PPPK di Kementerian Agama Kabupaten Bantul Khotimatul Husna mengajak para remaja dalam upaya pencegahan stunting. (Foto:  Dokpri Khotimatul Husna for TIMES Indonesia)
PAI PPPK di Kementerian Agama Kabupaten Bantul Khotimatul Husna mengajak para remaja dalam upaya pencegahan stunting. (Foto: Dokpri Khotimatul Husna for TIMES Indonesia)

TIMESINDONESIA, YOGYAKARTA – Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam Kementerian Agama Republik Indonesia pada Selasa (25/06/2024) mengumumkan kabar gembira bagi masyarakat Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY). Empat Penyuluh Agama Islam (PAI) dari Kantor Wilayah Kementerian Agama DIY berhasil lolos tahap pertama PAI Award Nasional Tahun 2024. 

Satu di antara 10 nomine PAI yang  berhail masuk 10 besar kategori Kesehatan Masyarakat adalah Khotimatul Husna, SAg, MH, atau yang lebih akrab disapa Khotim. 

PAI PPPK di Kementerian Agama Kabupaten Bantul ini memiliki dedikasi luar biasa dalam menjalankan tugasnya di KUA Kapanewon Banguntapan.

Dengan program inovatif bertajuk Gerak Cepat Penyuluh Peduli Stunting (Gercep Penting), Khotim berhasil mencuri perhatian juri melalui seleksi portofolio, video, dan karya tulis ilmiah.

Gercep Penting merupakan sebuah inovasi yang melibatkan remaja dalam upaya percepatan dan penurunan stunting. Program ini menjadi kunci kesuksesan Khotim dalam meraih tempat di tahap pertama seleksi PAI Award 2024. 

Dalam program Gercep Penting, Khotim bekerja sama dengan berbagai instansi untuk mendukung program prioritas pemerintah dalam menanggulangi stunting, sesuai dengan Surat Edaran Menteri Agama No 2 Tahun 2024. 
Khotim percaya bahwa remaja memiliki potensi besar untuk berkontribusi dalam pencegahan stunting. 

"Remaja sebagai subjek utuh memiliki komponen fisik, intelektual, dan spiritual yang harus diberdayakan. Mereka adalah generasi penerus yang harus kita siapkan dengan baik agar bisa mewujudkan masyarakat yang sehat dan sejahtera," kata Khotim ketika diwawancara, Sabtu (29/6/2024). 

Secara fisik, Khotim menekankan pentingnya kesehatan jasmani dan rohani bagi remaja. Secara intelektual, ia mendorong remaja agar mengembangkan gagasan dan cita-cita mereka dalam upaya pencegahan stunting. 

Sedangkan dalam aspek spiritual, Khotim mengingatkan tanggung jawab remaja sebagai hamba Allah SWT untuk mewujudkan kemaslahatan bagi diri sendiri dan masyarakat.

Edukasi yang diberikan dalam program ini mencakup informasi tentang kesehatan reproduksi, pubertas, relasi sehat, serta definisi dan dampak stunting. Melalui pelatihan Gercep Penting, remaja diajak untuk aktif berperan serta dalam pencegahan stunting.

Khotim menggunakan pendekatan pendidikan orang dewasa, di mana remaja dilibatkan secara aktif dalam proses belajar dan menjadi peer counselor atau konselor sebaya bagi remaja lainnya. 

"Keterlibatan remaja dalam program ini bukan hanya sebagai penerima manfaat, tetapi juga sebagai agen perubahan yang dapat menginspirasi teman-teman sebayanya," jelas Khotim.

Khotim telah menyelenggarakan program ini di berbagai komunitas remaja di Kapanewon Banguntapan, khususnya di Desa Jambidan. Dampak positif dari program ini sudah terlihat nyata, dengan perubahan signifikan pada komunitas remaja binaannya.

Khotim berharap, program Gercep Penting dapat terus berlanjut dan diadopsi oleh penyuluh agama Islam lainnya dalam upaya menurunkan angka stunting secara nasional. 

"Saya berharap program ini bisa menjadi gerakan nasional yang melibatkan semua pihak, terutama remaja, dalam upaya menanggulangi stunting," kata Khotim.

Melalui dedikasinya, Khotim tidak hanya menjadi inspirasi bagi para penyuluh agama Islam dan masyarakat DIY, tetapi juga menunjukkan bahwa melibatkan remaja dalam pencegahan stunting adalah solusi efektif untuk masalah kesehatan masyarakat. 

Dengan pencapaiannya sebagai nomine PAI Award 2024, Khotim berharap inovasi semacam ini dapat terus berkembang dan diterapkan secara luas, memberikan dampak positif yang berkelanjutan bagi kesejahteraan masyarakat. (*)

**) Ikuti berita terbaru TIMES Indonesia di Google News klik link ini dan jangan lupa di follow.

Advertisement



Editor : Hendarmono Al Sidarto
Publisher : Sholihin Nur

TERBARU

Togamas - togamas.com

INDONESIA POSITIF

KOPI TIMES