Peristiwa Daerah

Pelestarian Terumbu Karang di Flores Timur untuk Ekonomi Kreatif

Minggu, 30 Juni 2024 - 11:54 | 16.55k
Pemkab Flores Timur bersama masyarakat diskusi soal pelestarian terumbu karang untuk keberlanjutan ekonomi kreatif. (FOTO: Habibudin/TIMES Indonesia)
Pemkab Flores Timur bersama masyarakat diskusi soal pelestarian terumbu karang untuk keberlanjutan ekonomi kreatif. (FOTO: Habibudin/TIMES Indonesia)

TIMESINDONESIA, FLORES TIMUR – Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Flores Timur Petrus Pedo Maran mengatakan pelestarian terumbu karang di Kabupaten Flores Timur untuk keberlanjutan ekonomi kreatif.

“Tentunya bumi dan air serta kekayaan alam yang terkandung didalamnya dikuasai oleh negara dan digunakan untuk sebesar-besar kemakmuran rakyat. Kutipan dari pasal 33 ayat (3) Undang-undang Dasar 1945, in tidak sekedar slogan semata namun hal ini telah diterapkan oleh Pemerintah Kabupaten Flores Timur,” kata Petrus, Minggu (30/6/2024).

Ia mengungkapkan, dalam diskusi terbuka bertajuk pelestarian terumbu karang untuk keberlanjutan ekonomi kreatif Flores Timur yang digelar oleh titik kumpul komunitas dalam festival pada 29 Juni 2024 lalu di Talud Laut Kelurahan Larantuka, Flores Timur sudah membahas berbagai isu seputar pelestarian terumbu karang dan keberlanjutan ekonomi kreatif Flores Timur.

Menurutnya, diskusi diawali dengan pemaparan Lurah Larantuka Petrus Ignasius Wungubelen tentang aktifitas komunitas di Kelurahan Larantuka yang sedang menutup laut seluas 15.000 M2 untuk dilakukan pelestarian terumbu karang yang sudah berjalan sejak Agustus 2023 lalu. Edukasi pelestarian lingkungan laut dan pengembangan ekonomi kreatif diwilayah pantai Kelurahan Larantuka.

“Kami sudah satu tahun ini menutup laut untuk menjaga kelestarian terumbu karang di laut Kelurahan Larantuka yang nanti akan dikembangkan kuliner lokal berbasis pangan laut, kedai kopi berbasis kopi lokal, wisata snorkeling, diving, pelatihan water rescue dan edukasi terumbu karang dalam sekolah laut,”ujar Petrus.

Adapun tambah dia, diskusi berlanjut dengan pendapat dan pemaparan para pihak yang hadir dalam diskusi tentang tugas pokok dan fungsi instansi masing-masing dalam menjaga kelestarian lingkungan laut dan pengembangan ekonomi kreatif berbasis komunitas.

Yang terlibat dalam diskusi itu, Sekda Kabupaten Flores Timur, Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan, Kepala Dinas Disdukcapil, Sekretars Dinas Pariwisata dan Kebudayaan, Sekretaris Dinas Koperasi dan UKM, Pasipers Kodim 1624/Flotim dan Kepala Bidang Lingkungan Dinas Lingkungan Hidup Kabuaten Flores Timur.

“Saya tegaskan Pemerintah akan selalu mendukung segala hal baik yang muncul dari masyarakat baik pemanfaatan sumber daya hingga pengembangan ekonomi kreatif karena semua kegiatan ini tumbuh dari masyarakat biarkan dia terus tumbuh dan pemerintah akan mendukung,” paparnya.

Perus menuturkan, diskusi terbuka menjadi begitu aktif dengan penonton yang terus melontarkan berbagai pertanyaan mengulas isi diskusi dan semakin meriah dengan adanya door prize dari sponsor kegiatan yakni Syuranation Gudang Garam Merah dan Nagi Karunia Jaya.

“Ya, pada prinsipnya pemerintah mendorong semua kegiatan berbasis masyarakat terkhusus untuk merawat kelestarian laut untuk pengembangan ekonomi kreatif dan Kelurahan Larantuka bisa menjadi role mode dengan berbagai aktifitas yang telah dijalankan sehingga implementasi pasal 33 ayat(3) UUD 1945 benar terwujud,” terang Petrus. (*) 

**) Ikuti berita terbaru TIMES Indonesia di Google News klik link ini dan jangan lupa di follow.

Advertisement



Editor : Deasy Mayasari
Publisher : Sholihin Nur

TERBARU

Togamas - togamas.com

INDONESIA POSITIF

KOPI TIMES