Peristiwa Daerah

Artsee Fest, Pentas Kreatif Disabilitas Malang

Minggu, 30 Juni 2024 - 20:45 | 15.52k
Pentas Paduan Suara oleh Kawan Disabilitas Lingkar Sosial pada acara Artsee Fest di Begawan, Kota Malang. (FOTO: Nadya Shafira Putri/TIMES Indonesia)
Pentas Paduan Suara oleh Kawan Disabilitas Lingkar Sosial pada acara Artsee Fest di Begawan, Kota Malang. (FOTO: Nadya Shafira Putri/TIMES Indonesia)

TIMESINDONESIA, MALANG – SAMAHITA menggelar acara Artsee Fest dengan menggandeng kawan disabilitas dari organisasi Lingkar Sosial di Apartemen Begawan, Minggu (30/6/2024).

Artsee Fest merupakan acara Art Market yang pertama kali diadakan di Malang. Selain art market, Artsee Fest juga menggabungkan talkshow, pentas kreatif disabilitas Lingkar Sosial, Galeri karya Lukis oleh seniman disabilitas Sadikin Pard, kegiatan seni dan konser musik. 

Acara ini diadakan oleh kelompok mahasiswa jurusan Ilmu Komunikasi Universitas Muhammadiyah Malang semester 6  yang terbentuk karena mata kuliah Praktikum Public Relation bernama SAMAHITA. 

Kelompok ini memilih untuk mengadakan acara yang menggabungkan kegiatan seni yang menarik dan juga menggandeng kawan disabilitas untuk membuat sebuah karya.

Artsee-Fest-2.jpgPentas Kreatif Dance oleh Kawan Disabilitas Lingkar Sosial di Artsee Fest, Apartemen Begawan. (FOTO: Nadya Shafira Putri/TIMES Indonesia)

“Kami balance untuk mengadakan acara, jadi untuk menarik orang umum kami mengadakan acara seni, dan juga dari sisi kemanusiaan kami mengundang kawan difabel,” ujar Sabrina Putri Salsabilla, salah satu anggota divisi acara acara Artsee Fest.

Salah satu kegiatan dalam acara Artsee Fest yang menarik adalah adanya penampilan dari kawan disabilitas yang ditampilkan melalui Paduan suara dan dance.

“Dalam acara ini, kami ingin menunjukkan bahwa tidak hanya kita yang bisa berkarya, tapi kawan disabilitas juga bisa,” ujar Sabrina.

Ken Kerta, selaku founder Pusat Penyandang Disabilitas “Lingkar Sosial Indonesia” juga menjelaskan alasannya untuk setuju bergabung dalam acara ini.

“Kami melihat acara ini sebagai acara yang edukatif untuk masyarakat, sehingga harus didukung,” ujarnya.

Artsee-Fest-3.jpgGaleri Karya seniman Disabilitas,  Sadikin Pard di Artsee Fest. (FOTO: Nadya Shafira Putri/TIMES Indonesia)

Adanya acara Artsee Fest juga dibuat sebagai acara yang ramah kawan disabilitas.

Bentuk ramah kawan disabilitas dapat dilihat dari pelibatan kawan disabilitas dalam perencanaan acara ini, serta cara pandang kelompok terhadap kawan disabilitas sebagai subjek yang setara dengan orang lain.

Selain itu Founder Lingkar Sosial juga mengatakan terkait aksesibilitas yang dibuat oleh SAMAHITA sudah ramah untuk kawan disabilitas.

“Aksesibilitas prasarana sudah ramah kawan disabilitas, contohnya ada Ramp atau jalan landai menuju panggung,” ujarnya.

Hal ini menunjukkan bentuk keseriusan kelompok SAMAHITA untuk menggandeng kawan disabilitas dengan cara berkomunikasi dengan intens dengan organisasi Lingkar Sosial.

Dengan adanya acara yang menggandeng kawan disabilitas, Sabrina, perwakilan kelompok SAMAHITA mengharapkan kawan disabilitas di luar sana dapat mengeluarkan sisi emosionalnya melalui kegiatan positif, salah satunya dengan berkarya. (*)

**) Ikuti berita terbaru TIMES Indonesia di Google News klik link ini dan jangan lupa di follow.

Advertisement



Editor : Wahyu Nurdiyanto
Publisher : Rizal Dani

TERBARU

Togamas - togamas.com

INDONESIA POSITIF

KOPI TIMES