Peristiwa Daerah

Tegas! Pj Bupati Probolinggo Segel Kembali Karaoke Liar di Dringu

Senin, 01 Juli 2024 - 22:22 | 42.57k
Pj Bupati Probolinggo melakukan inspeksi mendadak di tempat karaoke yang sebelumnya telah ditutup. (Foto: Saiful for TIMES Indonesia)
Pj Bupati Probolinggo melakukan inspeksi mendadak di tempat karaoke yang sebelumnya telah ditutup. (Foto: Saiful for TIMES Indonesia)

TIMESINDONESIA, PROBOLINGGO – Pj Bupati Probolinggo, Ugas Irwanto, melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke lokasi karaoke ilegal yang berkedok kafe di Kecamatan Dringu, Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur, Senin (1/7/2024).

Ugas didampingi oleh sejumlah pejabat Pemkab Probolinggo, termasuk dari Dinas Perizinan, Diskominfo, Camat Dringu, dan Kepala Desa Pabean dalam operasi yang mengejutkan para pemilik kafe.

“Saya datang sendiri ke sini setelah mendapat laporan dari masyarakat melalui Lapor Kanda dan dari pemberitaan media,” tegas Ugas, menunjukkan komitmennya dalam menindak pelanggaran.

Dari hasil pemeriksaan, diketahui bahwa izin usaha kafe di tiga lokasi tersebut hanya dilakukan secara online melalui aplikasi OSS (Online Single Submission).

“Setelah kami cek, ternyata izin usaha kafe ini hanya melalui aplikasi OSS, dan tidak melalui Dinas Perizinan karena usaha ini nilainya di bawah lima miliar,” jelasnya.

Lebih mengejutkan lagi, lokasi karaoke ilegal tersebut berada di kawasan LSD (Lahan Sawah Dilindungi) yang berada di bawah wewenang Kementerian Agraria dan Tata Ruang atau Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN).

“Kalau perlu, kami bisa melakukan pembongkaran bangunan ini. Namun, kami berharap agar usaha di sini tetap dapat berjalan. Meskipun tempat ini sudah dibangun, izin tidak bisa diperoleh kecuali ada rekomendasi dari Kementerian ATR,” tandas Ugas.

Di lokasi pertama, Ugas dan tim tidak berhasil menemui pemilik karaoke ilegal. Satpol PP akhirnya kembali menyegel tempat tersebut dengan memasang Pol PP Line dan mengunci pintu pagar dengan rantai.

Ugas kemudian melanjutkan sidaknya ke lokasi karaoke ilegal kedua milik Dwi Aribowo.

Di sana, dia bertemu langsung dengan pemilik yang mengatakan bahwa sejak penutupan sementara pada Jumat pagi (28 Juni 2024), layanan karaoke sudah berhenti beroperasi dan hanya kafe yang tetap buka.

“Sejak ditutup sementara pada Jumat kemarin, saya tidak lagi membuka karaoke. Hanya kafe ini yang buka untuk ngopi dan nongkrong. Jika ada yang karaoke, itu semua dilakukan oleh karyawan kami,” ucapnya.

Selain didampingi oleh pejabat Pemkab Probolinggo, Ugas juga ditemani oleh pengurus GP Ansor Kabupaten Probolinggo dan beberapa anggota Banser.

Wakil Ketua GP Ansor Kabupaten Probolinggo, Satimin mengungkapkan jika pihaknya berjanji akan terus mengawal kasus ini hingga perizinan resmi dari para pemilik kafe benar-benar diurus.

“Kami belum menerima laporan langsung ke organisasi kami, tetapi kami telah mendapatkan beberapa aduan dari masyarakat yang merasa resah dengan keberadaan tempat karaoke di Dringu ini,” ungkapnya.

Untuk memastikan tidak ada lagi operasi ilegal, Pemkab Probolinggo akan menugaskan personel Satpol PP untuk melakukan patroli dan pemantauan di tiga lokasi tersebut hingga izin resmi diperoleh. (*)

**) Ikuti berita terbaru TIMES Indonesia di Google News klik link ini dan jangan lupa di follow.

Advertisement



Editor : Ryan Haryanto
Publisher : Ahmad Rizki Mubarok

TERBARU

Togamas - togamas.com

INDONESIA POSITIF

KOPI TIMES