Peristiwa Daerah

Program Rantang Kasih Pemkab Banyuwangi Telah Menyasar Ribuan Lansia

Rabu, 03 Juli 2024 - 17:35 | 12.05k
Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani Azwar Anas ketika meninjau secara langsung  penerima manfaat di Desa Buluagung, Kecamatan Siliragung, Banyuwangi. (Foto: Syamsul Arifin/TIMES Indonesia)
Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani Azwar Anas ketika meninjau secara langsung penerima manfaat di Desa Buluagung, Kecamatan Siliragung, Banyuwangi. (Foto: Syamsul Arifin/TIMES Indonesia)

TIMESINDONESIA, BANYUWANGI – Program Rantang Kasih yang diinisiasi oleh Pemkab Banyuwangi, telah menyasar ribuan lansia di Bumi Blambangan.

Untuk diketahui, program rantang kasih adalah pemberian makanan siap saji bergizi kepada para lansia dhuafa sebatang kara setiap harinya. 

Menariknya, makanan yang diberikan kepada lansia tersebut dibeli di warung-warung sekitar. Hal ini, sekaligus sebagai upaya untuk memberdayakan pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM).

Dimulai sejak tahun 2017, program ini telah menyasar lebih dari 3.000 lansia miskin se-Banyuwangi. Tahun ini, Rantang Kasih kembali disalurkan dengan target sasaran sekitar 1.500 lansia lansia penerima manfaat   

"Program-program yang sudah berjalan dan terbukti membawa dampak positif bagi warga akan terus kami lanjutkan, tentu dengan berbagai penyempurnaan," kata Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani Azwar Anas, Rabu (3/7/2024).

Pada tahun 2024 ini, dianggarkan sekitar Rp6,1 miliar oleh pemkab untuk pemberian rantang kasih bagi 848 lansia. Tidak hanya pemkab, namun pemerintahan desa, Badan Amil Zakat (Baznas) Banyuwangi, juga CSR dari sejumlah pihak bergandengan turun untuk mendukung program ini.

“Kami tidak sendiri, namun juga didukung pemerintahan desa, baznas, maupun dari sejumlah korporasi lewat CSR nya yang ikut mendukung dan membantu program ini agar sasarannya lebih luas lagi,” ujarnya. 

Di sela melaksanakan program Bunga Desa alias Bupati Ngantor di Desa, pada Selasa (2/7/2024), Ipuk juga berkesempatan meninjau secara langsung kepada salah satu penerima manfaat di Desa Buluagung, Kecamatan Siliragung, Banyuwangi. 

Terdapat 8 lansia dhuafa penerima Rantang Kasih di wilayah tersebut. Salah satunya yakni Sumiyati, lansia 70 tahun yang tinggal sebatang kara di rumahnya.

Melalui program ini, Sumiyati dan 7 penerima lainnya tak perlu khawatir dengan kebutuhan makan harian mereka. Pasalnya Pemkab Banyuwangi telah menjamin setiap harinya.  

"Lewat program ini, kami ingin memastikan tidak ada lansia sebatang kara yang tidak bisa makan. Kami juga memberdayakan warung-warung kecil di sekitar rumah penerima agar mereka juga kecipratan rejeki. Jadi kebutuhan makanan lansia dicukupi oleh warung terdekatnya," jelas orang nomor satu di Banyuwangi.

Sementara itu, Kepala Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Keluarga Berencana (Dinsos PPKB) Banyuwangi, Henik Setyorini menjelaskan, kegiatan pendistribusian  makanan dilakukan sebanyak dua kali setiap harinya kepada para lansia yang namanya tercantum sebagai penerima.

“Rantang Kasih dananya berasal dari kolaborasi APBD Banyuwangi, Badan Amil Zakat, serta Alokasi Dana Desa (ADD)," kata Henik.

Sebagai informasi, program Rantang Kasih dilaksanakan oleh lintas sektor. Kecamatan dan desa sebagai koordinator penyaluran makanan, sedangkan Dinas Kesehatan Banyuwangi terlibat dalam supervisi gizi dan higienitas makanannya. (*)

**) Ikuti berita terbaru TIMES Indonesia di Google News klik link ini dan jangan lupa di follow.

Advertisement



Editor : Hendarmono Al Sidarto
Publisher : Sholihin Nur

TERBARU

Togamas - togamas.com

INDONESIA POSITIF

KOPI TIMES