Peristiwa Daerah

Dari Kalimantan Tengah, DMI Sukamara Belajar Manajemen Masjid ke Gresik

Rabu, 03 Juli 2024 - 19:05 | 69.26k
Pertemuan antara DMI Gresik dan DMI Sukamara sebelum studi banding ke 2 masjid Gresik (FOTO: DMI Gresik for TIMES Indonesia).
Pertemuan antara DMI Gresik dan DMI Sukamara sebelum studi banding ke 2 masjid Gresik (FOTO: DMI Gresik for TIMES Indonesia).

TIMESINDONESIA, GRESIK – Belajar manajemen masjid, PD Dewan Masjid Indonesia (DMI) Kabupaten Sukamara Kalimantan Tengah belajar manajemen ke Masjid di Kabupaten Gresik.

Sebelum mengunjungi masjid, pengurus DMI Sukamara dan DMI Gresik bertemu di Kantor DMI setempat, Rabu (3/7/2024).

Masjid yang menjadi tempat studi banding adalah Masjid Nurul Jannah PT Petrokimia Gresik dan Masjid Akbar Modhar Arifin.

Ketua DMI Gresik Zainal Abidin mengatakan dua tempat yang dijadikan tempat studi banding ini merupakan masjid yang memiliki karakteristik masing-masing.

Masjid Nurul Jannah, kata dia bagus dalam manajemen pemberdayaan masjid. Sementara Masjid Moedhar Arifin bagus dalam manajemen secara keseluruhan.

"Bahkan dua masjid ini juara DMI Jatim Award sehingga kami rekom untuk tempat studi banding teman-teman dari Sukamara Kalteng," katanya.

Zainal berkata, DMI Gresik terus berupaya melakukan pembinaan kepada takmir masjid yang ada di Kota Pudak.

Salah satu contohnya, pada momen hari keluarga Nasional, dia mengimbau para takmir menyampaikan khutbah Jum'at dengan tema Stunting. 

Langkah kecil itu, kata Zainal sebagai upaya memahami fungsi Masjid untuk selanjutnya dijalankan dengan baik seperti tempat ibadah serta pusat dakwah.

"Implementasi program ini sangat penting, misalnya saat hari keluarga Nasional beberapa waktu lalu, kami meminta dan mengimbau takmir masjid untuk berceramah Jumat soal Stunting yang menjadi isu nasional," ujarnya.

Sementara itu, Ketua PD DMI Sukamara H Ahmadi menyampaikan, tujuan studi banding ini untuk belajar pengelolaan masjid.

“Tujuan kami ke sini memang ingin belajar. Ingin meniru pengelolaan dan aturan tertulis dalam memakmurkan masjid, karena kami menaungi 32 masjid di Sukamara,” katanya.

Dalam kunjungan itu, pengurus DMI Sukamara memperhatikan Masjid Nurul Jannah dan Masjid Akbar Modhar Arifin dari sisi manajemen masjid, pemanfaatan lahan Food Court dan program pemberdayaan lainya.

“Di Sukamara banyak orang non muslim yang masuk Islam sehingga bisa nanti buat program ini untuk pemberdayaan sesama,” kata Ahmadi. (*)

**) Ikuti berita terbaru TIMES Indonesia di Google News klik link ini dan jangan lupa di follow.

Advertisement



Editor : Irfan Anshori
Publisher : Sofyan Saqi Futaki

TERBARU

Togamas - togamas.com

INDONESIA POSITIF

KOPI TIMES