Peristiwa Daerah

Kolaborasi Pemkot Surabaya dengan IKA ITS Majukan Industri Halal Melalui Surabaya Halal Fest 2024

Rabu, 03 Juli 2024 - 20:34 | 14.06k
Kepala Dinkopdag, Dewi Soeriyawati saat ditemui usai konferensi pers. (Foto: Siti Nur Faizah/TIMES Indonesia)
Kepala Dinkopdag, Dewi Soeriyawati saat ditemui usai konferensi pers. (Foto: Siti Nur Faizah/TIMES Indonesia)

TIMESINDONESIA, SURABAYA – Industri halal kian menjadi trend dan memiliki nilai ekonomis yang tinggi. Oleh karena itu, Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya bersama Ikatan Alumni Institut Teknologi Sepuluh November (IKA ITS) akan menggelar Surabaya Halal Fest 2024.

Bertajuk 'Sustainable Halal towards a future', Pemkot Surabaya menargetkan 1.000 UMKM kategori makanan, minuman dan kosmetik bersertifikat halal.

Kepala Dinas Koperasi Usaha Kecil dan Menengah dan Perdagangan (Dinkopdag) Dewi Soeriyawati mengatakan, untuk mendapatkan sertifikasi halal itu tidak mudah dan berbayar.

"Sehingga kami harapkan dengan adanya program pemerintah ini para UMKM bisa menyambut dengan baik," ungkapnya kepada awak media, Rabu (3/7/2024).

Ia menyebut, terdapat kurang lebih 150.000 UMKM di Surabaya dengan kategori makanan dan minuman sebanyak 50.000. Namun, hanya 19.000 UMKM yang tersertifikasi halal atau sekitar 40 persen.

"Kami (pemkot) bersama IKA ITS akan bersama-sama melakukan pendampingan UMKM untuk mendapat sertifikasi halal," katanya.

Tak hanya pendampingan, event yang akan dihelat (21-23/8/2024) mendatang, juga akan ada workshop, seminar, pameran UMKM, hingga bussiness matching.

"Jadi kami juga memfasilitasi UMKM untuk bertemu dengan buyer," tambah Dewi.

Rival-Siregar.jpgKetua Umum IKA ITS Pengurus Jawa Timur Rival Siregar saat konferensi pers. (Foto: Siti Nur Faizah/TIMES Indonesia) 

Sehingga diharapkan, UMKM di Kota Pahlawan bisa semakin menggeliat dan naik kelas.

Dalam kesempatan yang sama, Rival Siregar selaku Ketua Umum IKA ITS Pengurus Jawa Timur menyebut, kegiatan tersebut merupakan komitmen IKA ITS bersama Pemkot Surabaya dalam memajukan industri halal di Kota Pahlawan.

"Kegiatan tersebut tidak berhenti sampai acara saja, melainkan juga mereka akan kami dampingi hingga naik kelas," jelasnya.

Lebih lanjut, pihaknya bersama dengan Dinkopdag akan melakukan pendampingan serentak pada pertengahan Juli setelah pengklasteran UMKM.

"Pendampingan UMKM ini harus berkelanjutan sampai mereka siap terjun ke market," tutupnya. (*)

**) Ikuti berita terbaru TIMES Indonesia di Google News klik link ini dan jangan lupa di follow.

Advertisement



Editor : Deasy Mayasari
Publisher : Sholihin Nur

TERBARU

Togamas - togamas.com

INDONESIA POSITIF

KOPI TIMES