Peristiwa Daerah

Owner Giri Palma Tegaskan Tak Punya Sangkut Paut Dengan Kasus Korupsi Kredit Fiktif Bank Jatim

Jumat, 05 Juli 2024 - 19:07 | 19.57k
Owner Giri Palma Made Raji Mahendra bersama penagihan hukumnya saat menunjukkan bukti pelunasan pinjamanya di bank dan surat berharga yang sebelumnya dia jadikan agunan di ruang kerjanya, Jumat (5/7/2024). (Foto: Achmad Fikyansyah/TIMES Indonesia)
Owner Giri Palma Made Raji Mahendra bersama penagihan hukumnya saat menunjukkan bukti pelunasan pinjamanya di bank dan surat berharga yang sebelumnya dia jadikan agunan di ruang kerjanya, Jumat (5/7/2024). (Foto: Achmad Fikyansyah/TIMES Indonesia)

TIMESINDONESIA, MALANG – Nama owner Giri Palma, Made Raji Mahendra dicatut oleh pihak tak bertanggung jawab dalam kasus korupsi yang terjadi di lingkungan Bank Jatim Cabang Kepanjen Kabupaten Malang.

Dalam sebuah pemberitaan media online, ia disebut terlibat dalam kasus korupsi kredit fiktif yang dilakukan oleh mantan Kepala Bank Jatim Cabang Kepanjen yang dilakukan pada tahun  2017-2019.
Atas hal ini, Made Raji Mahendra memberikan penegasan bahwa pihaknya sama sekali tak terlibat dalam kasus tersebut.

Ia mengaku, pemberitaan yang mencatut namanya itu sangat merugikan, hingga berdampak pada bisnis yang sedang dia jalankan.
Pria yang akrab disapa Bli Made ini menerangkan, ia memang pernah menjadi debitur di Bank Jatim Kepanjen. Dimana tahun 2016 menjadi awal baginya mendapatkan utang dari Bank Jatim.

"Pada tahun 2016 kami berhasil dapat pinjaman Rp 3 miliar dari Bank Jatim. Itu terus meningkat hingga tahun 2019," ucapnya.
Ia menyebut, kepercayaan bank memberikan pinjaman besar terhadapnya dilandasi karena ia punya usaha yang produktif dan terus berkembang. Selain itu, juga ada aset yang jelas, sehingga dapat menjadi agunan di Bank.

Bli melanjutkan, pihaknya memang pernah dihadirkan dalam sidang kasus korupsi bank Jatim Cabang Kepanjen. Namun dia dihadirkan hanya sebagai seorang saksi. Hal itu menjadi bukti bahwa dia tidak terlibat dalam kasus korupsi kredit fiktif tersebut.

Hal lain yang menjadi menegaskan bahwa ia tidak terlibat dalam kasus kredit fiktif tersebut adalah, selain di Bank Jatim, Bli Made juga mendapatkan kepercayan untuk memperoleh pinjaman dari bank lain.  "Selain di Bank Jatim, kita juga berhasil mengajukan Kredit di Bank BRI dan Panin Bank," ucapnya.

"Sehingga hubungan kami dengan Bank Jatim tidak lebih dari kreditur dan debitur saja," sambungnya.

Agar tak ada lagi tuduhan semacam ini, per tanggal 1 Juli 2024, Bos Giri Palma ini telah melakukan pelunasan atas semua hutangnya yang ada di Bank Jatim dan 2 bank lainya yang pernah memberikan pinjaman modal kepadanya. Sehingga dia juga sudah bisa mengambil surat berharga miliknya yang dijadikan agunan di Bank.
"Dengan pelunasan ini, kami juga akan melakukan ekspansi usaha ke berbagai daerah di Indonesia," kata dia.

Owner Giri Palma ini berharap, orang-orang tidak mudah percaya dengan berita negatif yang mencatut namanya itu. Karena selama ini kredit yang dia ajukan di bank selalu melalui mekanisme seusai dengan prosedur yang ada. (*)

**) Ikuti berita terbaru TIMES Indonesia di Google News klik link ini dan jangan lupa di follow.

Advertisement



Editor : Hendarmono Al Sidarto
Publisher : Ahmad Rizki Mubarok

TERBARU

Togamas - togamas.com

INDONESIA POSITIF

KOPI TIMES