Peristiwa Daerah

Kirab Bedol Pusoko di Ponorogo, Ritual Jelang Malam 1 Suro

Sabtu, 06 Juli 2024 - 09:31 | 24.01k
Bupati Ponorogo menerima pusaka peninggalan Batoro Katong untuk diserahkan kepada para Bergodo yang kemudian dikirab dari Pringgitan menuju makam Batoro Katong. (Foto:Marhaban/TIMES Indonesia)
Bupati Ponorogo menerima pusaka peninggalan Batoro Katong untuk diserahkan kepada para Bergodo yang kemudian dikirab dari Pringgitan menuju makam Batoro Katong. (Foto:Marhaban/TIMES Indonesia)

TIMESINDONESIA, PONOROGO – Bangsa yang besar tidak akan melupakan sejarahnya. Sejarah yang berakar dari budaya dan tradisi kearifan lokal. Seperti kirab Bedol Pusoko menyambut malam 1 Suro di Kabupaten Ponorogo.

Prosesi ritual tahunan tersebut berlangsung khidmat di Pringgitan Rumah Dinas Bupati Ponorogo Jumat (5/7/2024) malam.

Ritual Bedol Pusoko adalah pelepasan tiga pusaka milik Kabupaten Ponorogo, yaitu Songsong Payung Tunggul Wulung, Tombak Tunggul Nogo, dan Sabuk Angkin Cindhe Puspito. Pusaka ketiga adalah peninggalan Adipati pertama Ponorogo Batoro Katong.

Suasana sakral mengiringi prosesi Bedol Pusoko yang diawali dengan pengalungan rangkaian bunga melati oleh juri kunci makam Batoro Katong kepada Bupati Ponorogo Sugiri Sancoko, dan dilanjutkan pengalungan rangkaian bunga melati kepada para bergodo atau petugas pembawa pusaka.

Bupati Sugiri Sancoko dalam pelaksanaan kirab Bedol Pusoko menyampaikan, bahwa Bedol Pusoko adalah kirab pusaka yang akan dibawa ke kawasan kota lama (Pasar Pon) dimana tempat pemerintahan Ponorogo yang didirikan pertama kali oleh Adipati Batoro Katong pada tahun 1496 Masehi.

"Pusaka-pusaka itu akan dikembalikan ke Pringgitan pada Sabtu (6/7/2024) siang dalam acara Kirab Pusaka," kata Sugiri Sancoko.

Orang nomor satu di Pemkab Ponorogo ini pun berkisah berdirinya Ponorogo yang ditandai dengan kekalahan Ketut Suryo Alam atau Demang Kutu oleh salah satu putra Brawijaya yaitu Batoro Katong pada tahun 1496.

"Pada tahun tersebut Batoro Katong diwisuda menjadi Adipati pertama Ponorogo dan pusaka peninggalan Batoro Katong besok akan dikirab," kata Bupati Sugiri Sancoko.

Pada tahun 1738 saat Ponorogo dipimpin Bupati ke-13 Hadi Merto Negoro, pusat pemerintahan Ponorogo yang sebelumnya berada di Kota Lama dipindahkan ke Kota Tengah. "Yang saat ini sedang berdiri di daerah ini," kata Sugiri Sancoko.

Kirab Bedol Pusoko juga diikuti pasukan bergodo dari Keraton Kasunanan Surakarta Hadiningrat yang disambut hangat masyarakat Ponorogo sepanjang jalan dari Pringgitan Rumah Dinas Bupati Ponorogo hingga makam Adipati pertama Ponorogo Batoro Katong. (*)

**) Ikuti berita terbaru TIMES Indonesia di Google News klik link ini dan jangan lupa di follow.

Advertisement



Editor : Ferry Agusta Satrio
Publisher : Ahmad Rizki Mubarok

TERBARU

Togamas - togamas.com

INDONESIA POSITIF

KOPI TIMES