Peristiwa Daerah

Warga Kediri Manfaatkan Pelatihan untuk Penguatan Skill

Kamis, 11 Juli 2024 - 20:18 | 12.92k
Salah satu peserta pelatihan make up saat tengah melakukan praktek (foto: yobby/Times Indonesia)
Salah satu peserta pelatihan make up saat tengah melakukan praktek (foto: yobby/Times Indonesia)

TIMESINDONESIA, KEDIRI – Mengikuti pelatihan menjadi salah satu langkah yang ditempuh masyarakat Kabupaten Kediri untuk memperkuat dan memperdalam skill. 

Seperti yang dilakukan Felya Renanda, warga Kecamatan Pagu. Didasari keinginan untuk membantu sang ibunda yang seorang make up artist, Felya pun mengikuti pelatihan make up artist. 

"Jadi biasanya ikut bantu-bantu ibu. Soalnya ibu kebetulan ada usaha make up artist. Jadi belajar dari awal lagi, menambah ilmunya," tuturnya, Kamis,(11/07/2024). 

Felya menuturkan selama 10 hari mengikuti pelatihan ia belajar berbagai macam make up, mulai dari make up sederhana untuk menutup jerawat, make up untuk orang tua, make up gayatri dan make up panggung. 

"Semoga setelah mengikuti pelatihan ini bisa lebih membantu meneruskan usaha ibu ataupun membuka usaha sendiri," tambah lulusan salah satu kampus di Malang tersebut. 

Hal senada turut diungkapkan Nabila Nur Azizah. Menggeluti dunia tari, mendorong gadis 19 tahun itu harus mengenal make up. Tidak hanya untuk merias diri sendiri tapi juga untuk membantu temannya. 

"Nah itu dari situ saya mulai belajar cara make up sendiri itu bagaimana. Menggali cara make up sehari-hari bagaimana, make up panggung seperti apa," ungkapnya.

Usai mengikuti pelatihan tersebut, Nabila berharap bisa mengembangkan skill yang dimilikinya, baik dalam dunia tari ataupun membuka usaha baru. "Semoga bisa membuka make up artist sendiri," tambahnya. 

Pelatihan make up artist ini sendiri adalah salah satu bagian dari pelatihan yang digelar Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Kediri. Selain make up artist, juga dibuka pelatihan tata busana, tata boga, barista, kelistrikan, mesin ringan, konten kreator serta sejumlah pelatihan ketrampilan berbasis kompetensi. Pelatihan diikuti kurang lebih 390 orang warga Kabupaten Kediri pada usia produktif, yakni 17-40 tahun.

Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana mengungkapkan setelah dari pelatihan tersebut, para peserta bisa benar-benar memanfaatkan ilmu yang didapat. 

Bahkan Mas Dhito, sapaan akrab Bupati Kediri, juga siap membantu alat untuk mendukung usaha para peserta usai pelatihan. "Selesai latihan harus ada hasilnya. Kita akan monitoring dan evaluasi secara berkala," tambah Mas Dhito. (*)

**) Ikuti berita terbaru TIMES Indonesia di Google News klik link ini dan jangan lupa di follow.

Advertisement



Editor : Ferry Agusta Satrio
Publisher : Rizal Dani

TERBARU

Togamas - togamas.com

INDONESIA POSITIF

KOPI TIMES