Advertisement
Peristiwa Daerah

148 Kuda Berlaga di Stadion Sultan Agung Bantul, Rebut Hadiah 1,2 Miliar

Kegiatan ini diharapkan dapat memajukan perekonomian dan pariwisata lokal serta memajukan usaha kecil mikro dan menengah ... ...

TIMES Indonesia,
148 Kuda Berlaga di Stadion Sultan Agung Bantul, Rebut Hadiah 1,2 Miliar
Kejuaraan Pacuan Kuda Nasional Seri 1 yang diselenggarakan di Stadion Sultan Agung Bantul. (Foto: Istimewa)
A-AA+

BANTUL Ribuan warga menyaksikan Kejuaraan Nasional Pacuan Kuda Seri 1 yang digelar oleh Sarga.co di Stadion Sultan Agung (SSA) Bantul, Minggu (28/7/2024). 

CEO Sarga.co, Aryo Djojohadikusumo mengatakan kegiatan ini digelar untuk mengedukasi masyarakat tentang pacuan kuda sebagai budaya dan olahraga, membangun ekosistem kejuaraan yang profesional serta mengembangkan olahraga ini agar menjadi prestisius dan modern. 

Advertisement

Selain itu, kegiatan ini diharapkan dapat memajukan perekonomian dan pariwisata lokal serta memajukan usaha kecil mikro dan menengah (UMKM) yang ada di DIY, terutama di Bantul. Lebih lanjut keponakan Presiden terpilih Prabowo Subianto ini menyebut sedikitnya  370 UMKM baik kuliner maupun kerajinan terlibat dalam kegiatan ini.

"Berdasarkan data dari KONI, kejuruan pacuan kuda sekarang ini berkembang pesat, ini terlihat dari antusiasme masyarakat yang setiap kali event dibanjiri pengunjung. Ini jelas berimpak positif pada sektor ekonomi dan pariwisata," ungkapnya.

Pacuan-Kuda-2.jpg

Lebih lanjut, kejuaraan ini diikuti oleh 148 kuda dari berbagai daerah di Indonesia meliputi Jawa Timur, Jawa Barat, DKJ Jakarta, Sulawesi Utara, Sulawesi Tengah, Kalimantan Selatan, Sumatera Barat, Nusa Tenggara Timur, DIY, Riau, Sulawesi Selatan dan Jawa Tengah 

Kejuaraan ini dibagi menjadi 18 race dengan 2 kategori  kelas dan memperebutkan total hadiah mencapai Rp 1,2 miliar.  

Advertisement

Sementara itu, Bupati Bantul Abdul Halim Muslih mendukung kegiatan bergengsi yang digelar di bumi Projotamansari ini. Kejuaraan ini sebagai sport tourism baik dari kalangan menengah maupun atas. Kegiatan ini diharapkan dapat memberi efek ke bawah yang artinya masyarakat atau warga di lingkungan sekitar turut terdampak adanya kegiatan ini terutama pada ekonomi.

"Pemerintah sangat mendukung apabila venue pacuan kuda yang diminati oleh masyarakat bisa kita kembangkan lebih bagus lebih baik agar efek ekonominya juga tentu lebih besar. Bersama Pordasi saya juga menyampaikan pada prinsipnya pemerintah daerah itu ingin membangkitan ekonomi baik dari sisi sektor pertanian, industri dan pariwisata. Dan pacuan kuda ini dalam kategori sport tourism wisata olahraga yang terbukti memberikan efek ekonomi bagi masyarakat sekitar venue pacuan kuda ini," tandasnya. (*)

Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu!
Klik 👉 Channel TIMES Indonesia
Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

E
PenulisEdy Setyawan Penulis TIMES Indonesia.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp TIMES Indonesia