Advertisement
Peristiwa Daerah

Pasar Sangkulirang di Kutai Timur Terbakar

Pasar Sangkulirang di Kabupaten Kutai Timur, Kaltim terbakar pada Kamis (22/8/2024) dini hari, sekitar pukul 24.00 WITA. Api yang melalap pasar yang menjadi magnet bag ...

TIMES Indonesia,
Pasar Sangkulirang di Kutai Timur Terbakar
Tampak Pasar sangkulirang rata dengan tanah (Foto: Kusnadi/TIMES Indonesia)
A-AA+

SANGATTA Pasar Sangkulirang di Kabupaten Kutai Timur, Kaltim terbakar pada Kamis (22/8/2024) dini hari, sekitar pukul 24.00 WITA. Api yang melalap pasar yang menjadi magnet bagi warga desa di sekitar kecamatan Sangkulirang  itu tak mampu dibendung untuk dipadamkan.

Akhirnya tim Pemadam Kebakaran dan BPBD Kutai Timur yang dibantu oleh masyarakat berhasil memadamkan api sekira lebih dari 4 jam.

Advertisement

Dari berbagai sumber yang dihimpun media ini, sekitar 100 meter persegi lokasi kebakaran yang berada di samping masjid raya Al Rahmah Sangkulirang hingga samping bank Kaltimtara rata dilahap api.

“Rumah toko berada diatas laut yang berbahan kayu itu tersisa puing sisa kebakaran,” ujar Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkartan) Kutai Timur, Failu melalui sambungan telepon, seperti dilansir dari lamanTribunKaltim.co.

Hingga kini tim BPBD Kutai Timur masih menghitung nilai kerugian yang diderita masyarakat korban kebakaran. Dipastikan pasar sementara tutup hingga waktu yang akan ditentukan.

Diketahui pasar Sangkulirang berlokasi di Desa Benua Baru Ilir, Kecamatan Sangkulirang, Kabupaten Kutai Timur Kalimantan Timur.  Pasar ini sejak tahun 1970-an menjadi pusat ekonomi warga yang ada di desa dan pulau yang bermukim di sekitar Sangkulirang. (*)

Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu!
Klik 👉 Channel TIMES Indonesia
Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

Kusnadi
PenulisKusnadiSarjana Ekonomi Universitas Muslim Indonesia (1997). Bergabung di TIMES Indonesia sejak 2016 Meliput berbagai topik dan isu termasuk politik, hukum, umkm,ekonomi kreatif, wisata, olahraga hingga seni dan budaya.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp TIMES Indonesia