Peristiwa Daerah

PCNU Jombang Tegas Menolak Wacana MLB PBNU

Minggu, 22 September 2024 - 18:55 | 30.15k
Gus Fahmi (Tengah) Ketua PCNU Jombang tegas menolak wacana MLB PBNU. (FOTO: Rohmadi/TIMES Indonesia)
Gus Fahmi (Tengah) Ketua PCNU Jombang tegas menolak wacana MLB PBNU. (FOTO: Rohmadi/TIMES Indonesia)
Kecil Besar

TIMESINDONESIA, JOMBANG – Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama atau PCNU Kabupaten Jombang dengan tegas menolak upaya Muktamar Luar Biasa (MLB) PBNU yang rencananya akan digelar di Cirebon, Jawa Barat.

Ketua PCNU Jombang, KH Fahmi Amrulloh Hadzik menegaskan jika tidak ada sejarah terkait MLB PBNU kecuali dilaksanakan oleh sejumlah orang yang sakit hati. Hal tersebut diungkapkan pengasuh Pondok Pesantren Tebuireng Putri Jombang usai melantik 18 Lembaga PCNU Jombang di Aula Bung Tomo, Minggu (22/09/2024).

Advertisement

"Jadi kami menolak dengan keras wacana MLB, karena tidak ada contoh dari sejarah NU itu mengadakan MLB kecuali diselenggarakan orang yang kecewa seperti dulu Abu Hasan mengadakan MLB setelah muktamar Cipasung. Itu dasarnya adalah kekecewaan," ungkapnya.

Gus Fahmi juga meyakini, bahwa upaya MLB NU tidak ada yang pernah berhasil dalam sejarah NU. Ia tidak berharap, keutuhan NU menjadi rusak karena kepentingan segelintir orang.

"Dan setelah muktamar 2004 di Solo itu juga ada upaya MLB, tapi alhamdulillah semuanya itu tidak berhasil. Kami juga tidak ingin, keutahan NU ini, rusak hanya karena keinginan segelintir orang," tegasnya.

Ia juga menyerukan jika ada yang memang menginginkan menjadi pemimpin PBNU, maka hendaknya menunggu momen Muktamar yang akan dilaksanakan di tahun 2027 mendatang.

"Kita tunggu lah saat muktamar yang resmi mungkin tahun 2027 kalau tidak salah, di situlah monggo yang ingin bertarung merebutkan kepemimpinan, silahkan. Tapi jangan mengadakan muktamar luar biasa, karena ini sangat mengganggu. Hanya karena kepentingan beberapa orang, tapi rusak semuanya," tegasnya.

Gus Fahmi juga memastikan tidak ada yang mengajak atau menawarkan PCNU Jombang untuk mengikuti MLB. Ia juga memastikan, siapapun yang melawan NU, akan mati dengan sendirinya.(*)

**) Ikuti berita terbaru TIMES Indonesia di Google News klik link ini dan jangan lupa di follow.



Editor : Irfan Anshori
Publisher : Ahmad Rizki Mubarok

TERBARU

INDONESIA POSITIF

KOPI TIMES