Advertisement
Peristiwa Daerah

Didemo Dugaan Mark-up Pengadaan Layar Interaktif, Kepala Diskominfotik KBB Berikan Penjelasan Ini

Aliansi Aktivis Anak Bangsa dan LSM Brantas menggelar aksi unjuk rasa, menuntut transparansi atas proyek pengadaan layar interaktif di Dinas Komunikasi, Informatika, dan ...

TIMES Indonesia,
Didemo Dugaan Mark-up Pengadaan Layar Interaktif, Kepala Diskominfotik KBB Berikan Penjelasan Ini
Aliansi Aktivis Anak Bangsa dan LSM Brantas menggelar aksi demo menuntut transparansi atas proyek pengadaan layar interaktif di Diskominfotik KBB. (FOTO: Deni Supriatna/TIMES Indonesia)
A-AA+

BANDUNG BARAT Aliansi Aktivis Anak Bangsa dan LSM Brantas menggelar aksi unjuk rasa, menuntut transparansi atas proyek pengadaan layar interaktif di Dinas Komunikasi, Informatika, dan Statistik di Pemerintah Kabupaten Bandung Barat (Diskominfotik KBB), Jawa Barat pada Rabu (23/10/2024). 

Aksi unras tersebut dilakukan Aliansi Aktivis Anak Bangsa dan LSM Brantas dikarenakan menduga adanya kejanggalan dan tindakan dugaan korupsi dalam program pengadaan layar interaktif. 

Advertisement

Koordinator aksi, Agus Satria, mengungkapkan bahwa pihaknya telah melakukan investigasi dan menemukan adanya ketidaksesuaian antara data yang ada dengan harga satuan barang. Bahkan ia menduga adanya mark up harga dan indikasi persengkongkolan dalam proses pengadaan.

"Kami meminta klarifikasi terkait anggaran sebesar Rp11,5 miliar untuk pengadaan layar interaktif. Apakah ini benar-benar untuk kepentingan masyarakat atau hanya untuk kepentingan segelintir oknum?" ujar Agus saat dikonfirmasi. 

Selain itu, Agus juga menyebut adanya dugaan keterlibatan Pj Bupati Bandung Barat, oknum Bappeda, dan seorang berinisial G dalam proyek tersebut. Sehingga diduga adanya kepentingan pribadi di balik pengadaan layar interaktif di Diskominfotik KBB. 

"Kami khawatir ada kepentingan pribadi di balik proyek ini. Jangan sampai anggaran sebesar itu justru menguntungkan pihak-pihak tertentu," ucapnya.

Menanggapi tudingan tersebut, Kepala Diskominfotik KBB, Yoppie Indrawan Iskandar, menegaskan bahwa semua proses pengadaan telah sesuai dengan prosedur yang berlaku. 

Advertisement

Menurut Yoppie, pihaknya akan memperlihatkan data lengkap dalam pengadaan layar interaktif di Diskominfotik KBB. Namun harus sesuai prosedur dengan mengajukan permintaan data secara resmi.

"Jika ada yang ingin mengetahui lebih lanjut mengenai dokumen pengadaan, silakan ajukan permohonan secara resmi," ujar Yoppie.

Yoppie menjelaskan bahwa pengadaan layar interaktif merupakan bagian dari program digitalisasi dan pengembangan smart city di KBB. Tujuannya untuk meningkatkan pelayanan publik dan efisiensi kerja di lingkungan pemerintahan.

"Pengadaan ini sudah sesuai dengan rencana kerja dan telah melalui proses yang transparan," tegasnya. (*)

Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu!
Klik 👉 Channel TIMES Indonesia
Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp TIMES Indonesia