Lestarikan Adat Budaya Bali Melalui Lomba Video Kreasi Budaya
Kreasi Gema Kejayaan Nusantara dan Dunia Rukun, Damai, Sejahtera Tingkat Sekaa Truna – Truni , Kelompok Pemuda, dan Sanggar se-Bali menjadi sebuah tradisi kearifan loka ...

DENPASAR – Kreasi Gema Kejayaan Nusantara dan Dunia Rukun, Damai, Sejahtera Tingkat Sekaa Truna – Truni , Kelompok Pemuda, dan Sanggar se-Bali menjadi sebuah tradisi kearifan lokal yang terus berlangsung hingga kini di Bali.
Kearifan lokal yang diperlombakan ini dicetuskan oleh Zero Ruler Of Success Palace Ida Sri Mahaprabhu Prahlada Pandya, yang sejak tahun 2015 sudah sangat gencar menggemakan Kejayaan Nusantara, dan Dunia Rukun, Damai, Sejahtera.
Lomba ini dilaksanakan oleh Luh Luwih Foundation dan Pesraman Kayu Manis dalam rangka memperingati hari Sumpah Pemuda, 28 Oktober 2024.
Ketua Luh Luwih Foundation, Intan Prabasari menyampaikan bahwa video yang dilombakan adalah video kreasi bertema budaya Bali yang melibatkan minimal 20 orang per kelompok.
"Dalam video tersebut wajib secara bersama-sama menggemakan jargon andalan Luh Luwih Foundation dan Pesraman Kayu Manis sejak 2015 yakni Jayalah Nusantara, Jayalah Nusantara, Jayalah Nusantara, Dunia Rukun Damai Sejahtera, Dunia Rukun Damai Sejahtera, Dunia Rukun Damai Sejahtera," ujarnya, Minggu (27/10/2024).
Rangkaian acara yang sudah berlangsung sejak tanggal 5 Agustus 2024 ini diikuti 33 peserta lomba yang terdiri dari sekaa Truna-Truni, Sanggar, dan kelompok pemuda se-Bali.
"Dari 33 video peserta yang berpartisipasi, telah disaring menjadi 10 video terbaik," terang Intan.
Suasana mendebarkan dirasakan para peserta lomba dimana ratusan orang berkumpul di wantilan Desa Adat Tegalmengkeb Kaja, Kecamatan Selemadeg Timur, Tabanan untuk menunggu puncak acara pengumuman Juara.
Ditambahkan Intan, puncak acara hari ini adalah dengan di umumkannya peraih juara 1, 2 dan 3 dengan total hadiah Rp73 juta.
Juara 1 diraih oleh STT Kepet Banjar Tegalmengkeb Kaja yang mendapatkan hadiah sebesar Rp20 juta, juara 2 diraih oleh STT. Eka Dharma Santi banjar Sarasidi Kerambitan mendapatkan hadiah Rp15 juta, juara 3 diraih oleh Sanggar Tari Bali Yudistira Sangeh mendapatkan hadiah Rp10 juta, dan tentunya 7 video terbaik lainnya juga mendapatkan hadiah sebesar Rp4 juta masing- masing per kelompok.
"Kami sangat bersyukur dan berbahagia, karena dengan semangat dan kebersamaan seluruh anggota, kami dapat melaksanakan acara yang luar biasa dan mampu membangkitkan semangat generasi muda bali untuk terus kreatif berkarya menjaga dan melestarikan budaya Bali yang adiluhung ditengah gerusan Zaman Teknologi," ucapnya. (*)
Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu!
Klik 👉 Channel TIMES Indonesia
Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

