Segmen 1 Pekerjaan di Jalur Rajekwesi Kalipare Tuntas, Fasilitas Jalan Rampung Pekan Depan
Proyek pekerjaan jalan di jalur Rajekwesi Kalipare - Donomulyo, Kabupaten Malang, dilanjutkan untuk kegiatan pekerjaan kedua, yakni peningkatan fasilitas ...

MALANG – Proyek pekerjaan jalan di jalur Rajekwesi Kalipare - Donomulyo, Kabupaten Malang, dilanjutkan untuk kegiatan pekerjaan kedua, yakni peningkatan fasilitas jalan.
Sampai saat ini, pihak Dinas PU Bina Marga Kabupaten Malang memastikan pekerjaan kedua di jalur Rajekwesi ini sudah berlangsung 96 persen, dengan masa kontrak pekerjaan sebelum akhir November 2024.
"Kontrak pekerjaan peningkatan ruas jalan Kalipare-Donomulyo di ruas jalan Rajekwesi Kalipare ada 2 (dua). Yang, segmen pekerjaan 1 sudah tuntas, sekarang dilanjutkan pekerjaan 2, sudah 96 persen, mas. Diperkirakan akan selesai pekan ini, sehingga sesuai jadwal selesai sebelum akhir kontrak di akhir November 2024 ini," terang Kepala Dinas PU Bina Marga Kabupaten Malang, Khairul Isnaidi Kusuma, dikonfirmasi Minggu (10/11/2024).
Dijelaskan, untuk kegiatan 1, pekerjaannya adalah pengeprasan tebing/tanah pada 2 segmen, LPA, pemasangan u-ditch untuk pelebaran jalan (peningkatan). Semua item pekejaan tersebut sudah selesai 100 persen sesuai masa kontrak, pada September 2024 lalu.
Sedangkan kontrak kegiatan 2, adalah pekerjaan Pembangunan Dinding Penahan ruas Rajekwesi Kalipare. Item pekerjaanya adalah pembangunan dinding penahan tanah (DPT) di 3 titik lokasi, crossing, u-ditch pada titik lokasi 1, dan diperkuat pembangunan cor beton di atas dinding penahan tanah.

"Jadi, yang satu kegiatan peningkatan jalan yaitu pengeprasan dan pemasanhan u dith di bagian bawah setelah pengeprasan. Dan kegiatan kedua adalah Fasilitas Pelengkap jalan, dengan progres saat ini sudah 96 persen," ulang Khairul memastikan.
Klarifikasi pihak Dinas PU Bina Marga ini, mengingat muncul pemberitaan sebelumnya, yang dianggap kurang lengkap informasinya.
"Nah, kontrak pekerjaan peningkatan jalan dan kontrak fasilitas jalan (jalan Rajekwesi) masa kontraknya memang berbeda," tandas pria yang karib disapa Oong ini.
Terpisah, Kabid Peningkatan Jalan Dinas PU Bina Marga, Anita Aulia juga membenarkan, bahwa pekerjaan jalan di jalur Rajekwesi memang terdiri dari 2 kontrak pekerjaan.
Menurutnya, kontrak pekerjaan 1, peningkatan ruas jalan Kalipare-Donomulyo di ruas Rajekwesi ini, dengan nilai kontrak Rp1,46 miliar, dengan waktu pelaksanaan 150 hari.
"Progres pekerjaan fisik sudah 100 persen (selesai) di bulan September 2024, sesuai jadwal pelaksanaan dan kontrak," terangnya.
Sedangkan, kontrak pekerjaan 2, adalah Pembangunan Dinding Penahan ruas Rajekwesi Kalipare, dengan nilai kontrak Rp 2 miliar, selama waktu pelaksanaan 180 hari.
"Progres terbaru saat ini dilaporkan sudah 98% sesuai jadwal pelaksanaan, dan akan selesai sebelum akhir kontrak di akhir November 2024," terangnya.
Anita menegaskan, pada 2 kontrak kegiatan tersebut jelas berbeda, dimana yang satu adalah peningkatan terkait jalan. Sedangkan, satunya pada fasilitas jalan terkait dinding penahan, dan lainnya.
Pada kontrak pelaksanaan, lanjutnya, ada selisih beda waktu 30 hari, antara kontrak untuk kegiatan 1 dan kegiatan 2.
"Yang lebih dulu dikerjakan adalah pengeprasan jalan (peningkatan), baru kontrak pelaksanaan untuk pekerjaan dinding penahan (fasilitas jalan)," terangnya.
Hingga saat ini, pekerjaan failitas jalan dinding penahan tanah juga sudah tuntas di dua titik (1 dan 3), dan tersisa 2 persen harus dirampung di titik 2. Akses badan jalan di lokasi pekerjaan di Rajekwesi kini juga sudah klir, bersih dari material batu atau lainnya.
Selain dikerjakan dua kontraktor rekanan, menurutnya pekerjaan jaln di jalur Rajekwesi juga didukung dari pihak YonZipur V saat pelaksanaannya. (*)
Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu!
Klik 👉 Channel TIMES Indonesia
Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.


