Peristiwa Daerah

BPBD Catat Belasan Titik di Kota Malang Tergenang Banjir

Jumat, 06 Desember 2024 - 20:33 | 30.82k
Personel BPBD Kota Malang saat melakukan penanganan banjir. (FOTO: Dok. BPBD Kota Malang/TIMES Indonesia)
Personel BPBD Kota Malang saat melakukan penanganan banjir. (FOTO: Dok. BPBD Kota Malang/TIMES Indonesia)
Kecil Besar

TIMESINDONESIA, MALANG – Hujan lebat yang mengguyur Kota Malang, Jumat (6/12/2024), mengakibatkan belasan titik wilayah di Kota Malang tergenang banjir.

Bahkan, di beberapa titik genangan banjir cukup tinggi hingga se dada orang dewasa. 

Advertisement

Kepala BPBD Kota Malang, Prayitno mengatakan, setidaknya ada 11 titik wilayah di Kota Malang, yang tergenang banjir, akibat hujan deras yang mengguyur, sejak pukul 13.10 WIB siang tadi. 

"Iya ada sebelas titik tergenang banjir yang kami catat dan pantau sejauh ini," ujar Prayitno, Jumat (6/12/2024). 

Kesebelas titik tersebut, diantaranya di Jalan Bareng Raya Gang II G, Jalan Bareng Raya, Jalan Ir Rais Gang II, Jalan Ir Rais, Jalan Soekarno-Hatta (Suhat), Jalan Bandulan, Kayutangan Heritage, Jalan Kawi, Jalan Gatot Soebroto, Jalan Sulfat dan Jalan Semeru. 

"Banjir dengan debit air paling tinggi di Jalan Bareng Gang II, ketinggian air kisaran 30 sampai 60 sentimeter," ungkapnya. 

Meski begitu, debit air mulai berangsur turun sekitar pukul 15.30 WIB. Sehingga, banjir tak lagi terlihat saat ini. 

"Dampaknya, tentu banjir menyisakan material lumpur dan sampah di sebagian jalan dan rumah warga," katanya. 

Hujan lebat dengan intensitas tinggi ternyata tak hanya diterjang banjir saja. Sebab, BPBD Kota Malang juga menerima laporan bahwa ada dua titik wilayah mengalami longsor. 

"Longsor ada dua titik. Ada di Kelurahan Sukun dan di Bunul," katanya. 

Kini, penanganan awal dari BPBD Kota Malang sudah dilakukan. Pemasangan terpal juga sudah dilakukan untuk antisipasi terjadinya longsor susulan. 

"Pemasangan terpal sudah dilakukan. Saat ini seluruh penanganan sudah mulai dilakukan," ucapnya. (*)

**) Ikuti berita terbaru TIMES Indonesia di Google News klik link ini dan jangan lupa di follow.



Editor : Yatimul Ainun
Publisher : Sofyan Saqi Futaki

TERBARU

INDONESIA POSITIF

KOPI TIMES