Sejumlah Wilayah di Bondowoso Terendam Air hingga Longsor
Selain puting beliung bencana alam yang kerap terjadi di Bondowoso adalah banjir dan longsor. Bahkan Selasa 10 Desember kemarin

BONDOWOSO – Selain puting beliung bencana alam yang kerap terjadi di Bondowoso adalah banjir dan longsor. Bahkan Selasa 10 Desember kemarin, sejumlah desa tergenang air hujan hingga tanah ambles.
Diantaranya Desa Koncer Kidul Kecamatan Tenggarang Bondowoso terendam air setinggi 30 centimeter.
Desa Bataan, Kecamatan Tenggarang juga terendam air setinggi 30 centimeter.
Kelurahan Tamansari, Kecamatan Bondowoso terendam air setinggi 15 centimeter.
Desa Lojajar, Kecamatan Tenggarang Bondowoso terendam air setinggi 30 centimeter.
Sementara di Jl Kyai Togo Ambarsari Ruas Tangsil Wetan - Pasarejo Desa Tangsil Wetan, Kec Wonosari Bondowoso jalan ambrol mengakibatkan ruas jalan terputus sepanjang 25 meter.
BPBD Bondowoso mencatat ketinggian longsoran setinggi 5 meter, lebar sekitar 5 meter.
Tanah longsor juga terjadi di Desa Gunosari, Kecamatan Tlogosari.
Kalaksa Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bondowoso, Sigit Purnomo menjelaskan, hujan dengan intensitas tinggi membuat debit air meningkat.
Menurutnya, pada hari Selasa 10 Desember 2024 kemarin sekitar pukul 13:00 WIB ada laporan telah terjadi banjir genangan yang terjadi pada beberapa wilayah di Bondowoso.
Menurut informasi yang didapat kejadian terjadi dikarenakan hujan dengan intensitas deras yang terjadi di wilayah Bondowoso sejak pukul 12:00 WIB.
“Banjir dikarenakan saluran buangan air yang tidak mampu menahan debit air, akhirnya air meluap dan menggenangi Jalan setinggi 30 centimeter dan mengganggu akses jalan,” kata dia.
Pada Pukul 14:00 WIB juga dilaporkan terjadi Tanah Longsor di Jl Kyai Togo Ambarsari Ruas Tangsil Wetan - Pasarejo Desa Tangsil Wetan, Kecamatan Wonosari Bondowoso.
“Kejadian itu mengakibatkan Jalan terputus tidak bisa dilalui kendaraan,” kata dia saat dikonfirmasi, Rabu (11/12/2024).
Saat kejadian BPBD Bondowoso melakukan koordinasi dengan pihak terkait.
Kemudian Pusdalops Penanganan bencana dan Agent Informasi Jawa Timur melakukan Assessment ke lokasi kejadian
Di lain sisi Tim Reaksi Cepat Penanggulangan Bencana gabungan melakukan penanganan pembersihan saluran air dengan alat seadanya.
“Alhamdulillah beruntung tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut,” ucap Sigit. (*)
Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu!
Klik 👉 Channel TIMES Indonesia
Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.


